Program Santripreneur BAZNAS Bantu Pengusaha Ikan Nila Asal Tasikmalaya Kembangkan Usaha

13/09/2023 | Ekonomi Pedesaan

Sani Sahril, pengusaha peternakan ikan nila yang kini dapat mengembangkan usahanya berkat bantuan modal usaha dan pendampingan program Santripreneur Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). 

Selain menjalankan usaha dengan baik, kini Sani dapat mengelola kolamnya dan menambah bibit ikan menjadi ribuan ekor.

Pria asal Tasikmalaya ini merupakan salah satu penerima manfaat program Santripreneur Skema Kompetisi perencanaan bisnis, dan mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp10.000.000. 

Sani mempergunakan bantuan modal usaha tersebut, untuk mengembangkan usaha peternakan ikan nilanya. 

"Sebelum mendapat bantuan, untuk pembelian pakan saja saya harus berhutang terlebih dahulu ke bandar pakan. Jadi keuntungan penjualan ikan saat panen pun menurun karena harus dipotong dari biaya pakan selama pemeliharaan ikan yang waktunya bisa sampai 4-6 bulan," ujar Sani.

Kini perlahan Sani menjadi pengusaha yang mandiri, memiliki modal usaha yang cukup untuk pembelian pakan selama pemeliharaan, penambahan bibit dan juga biaya operasional usahanya.

"Alhamdulillah setelah mendapat bantuan dari program Santripreneur BAZNAS usaha ikan nila saya menjadi lebih berkembang. Mudah-mudahan ke depan usaha saya semakin lancar dan berkah," ucap Sani. 

Kolam ikan Sani beralamat di Kp. Lengkongsari, RT 021/RW 006, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Untuk panen pertamanya di 4 bulan ke depan, Sani optimis akan meraup keuntungan yang lebih baik dari 3000 ekor bibit yang di peliharanya sekarang, dari sebelumnya hanya memiliki keuntungan Rp1.000.000-, saja setiap panennya.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2024 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ