Optimalkan Potensi Peternakan, BAZNAS Sukses Berdayakan Mustahik dan di Lampung. (Dok. BAZNAS RI)
Optimalkan Potensi Peternakan, BAZNAS Sukses Berdayakan Mustahik dan di Lampung
23/09/2026 | Humas BAZNAS RIBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Balai Ternak di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung, berhasil meningkatkan perekonomian mustahik binaan lewat pemberdayaan dan pendampingan secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah Iklas Transada, S.Pd., M.A., dalam BAZNAS Knowledge Sharing (BKS) bertema “Analisis Keberhasilan Program Balai Ternak BAZNAS dalam Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Lampung Tengah” yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia secara daring.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah Iklas Transada, S.Pd., M.A., mengatakan keberadaan Program Balai Ternak berperan strategis dalam menekan angka kemiskinan di Lampung Tengah yang hingga kini masih tinggi.
"Keberhasilan Program Balai Ternak BAZNAS di Lampung Tengah tidak terlepas dari besarnya potensi peternakan yang ada, tetapi belum tergarap. Kami melihat itu sebagai sebuah peluang untuk dikembangkan dalam memberdayakan mustahik," ujar Iklas.
Iklas menjelaskan, Program Balai Ternak menjadi salah satu strategi pemberdayaan ekonomi sekaligus penguatan ketahanan pangan. "Zakat produktif hadir sebagai solusi, bukan untuk konsumsi," katanya.
Ia menambahkan, salah satu kelompok binaan BAZNAS di Lampung Tengah, yakni Koperasi Yufeed Berkah Mulia dengan 33 kepala keluarga penerima manfaat di Desa Rukti Endah dan Rejo Asri, berhasil diberdayakan melalui pendekatan kualitatif evaluatif.
Lebih lanjut, Iklas menyampaikan, dalam pelaksanaannya, Program Balai Ternak dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi mustahik berdasarkan survei kelayakan, pelatihan dasar kelompok, pendampingan teknis, pelaporan setiap dua bulan, evaluasi teknis dan perbaikan desain kandang, pelatihan rutin, hingga penerapan ZISWAF sebagai komitmen mustahik terhadap lembaga.
"Hasil dari pelaksanaan pemberdayaan tersebut berdampak langsung pada peningkatan pendapatan mustahik dan efek domino ekonomi, seperti produksi pupuk organik, pembuatan silase, biogas, Rumah Potong Hewan (RPH), hotel ternak, serta mentransformasi mustahik menjadi pelaku ekonomi mandiri," ujarnya.
Iklas mengatakan, dari Program Balai Ternak BAZNAS di Lamteng tersebut berhasil mencetak muzaki-muzaki baru yang kini sudah mulai berzakat, bahkan berkurban di momentum Hari Raya Iduladha.
Selain meningkatkan penghasilan mustahik, Iklas mengatakan, Program Balai Ternak di Lampung Tengah turut memenuhi kebutuhan gizi.
"Kami berharap ke depannya Program Balai Ternak BAZNAS bisa ada perluasan kelompok ternak dan skala produksi, integrasi dengan program ketahanan pangan dan gizi, serta pemanfaatan teknologi dan sinergi lintas sektor, sehingga tujuan mengentaskan kemiskinan bisa tercapai," kata Iklas.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us