Dibantu BAZNAS, Usaha Mie Ayam UMKM Binaan di Bukittinggi Tembus Omzet Rp18 Juta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Bukittinggi berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Kusdaryanti, seorang pelaku usaha mikro mie ayam asal Kelurahan Belakang Balok, Bukittinggi, Sumatera Barat hingga meraih omzet penjualan sebesar Rp18.000.000 per bulan.
Keberhasilan usaha mie ayam tersebut didukung oleh pemilihan lokasi strategis di sekitar area perkantoran serta kampus di Kecamatan ABTB, ditambah cita rasa lezat yang membuat para pelanggan datang secara berkelanjutan.
Pertumbuhan bisnis yang pesat ini bermula dari penyaluran bantuan modal awal senilai Rp3.000.000 dari lembaga BAZNAS yang dipadukan dengan program pendampingan manajemen keuangan serta strategi usaha secara intensif.
Berkat ketekunan dan pengelolaan yang terarah, Kusdaryanti kini tidak hanya mampu mengantongi laba bersih senilai Rp6.000.000 per bulan, tetapi juga meningkatkan akumulasi modal usahanya hingga mencapai Rp5.000.000.
Capaian positif Kusdaryanti menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara bantuan modal tepat sasaran dan pendampingan berkelanjutan mampu mengentaskan kemiskinan sekaligus melahirkan kemandirian ekonomi masyarakat di Kota Bukittinggi.
Â
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us