Puasa Rajab: Tanggal Mulai, Durasi, dan Keutamaannya yang Menakjubkan

Puasa Rajab: Tanggal Mulai, Durasi, dan Keutamaannya yang Menakjubkan

Puasa Rajab: Tanggal Mulai, Durasi, dan Keutamaannya yang Menakjubkan

22/03/2024 | Humas BAZNAS

Rajab, sebagai salah satu dari bulan-bulan mulia yang termasuk dalam kategori al-asyhur al-hurum, bersanding dengan bulan-bulan lainnya yang memiliki kedudukan istimewa dalam agama Islam. Umat Muslim didorong untuk menjalankan ibadah puasa sunnah selama bulan Rajab atau puasa Rajab, karena diyakini memiliki banyak keutamaan dan nilai spiritual yang tinggi. 

Puasa Rajab Berapa Hari dan Kapan?

Puasa Rajab dapat dilaksanakan dalam beberapa hari tanpa penentuan hari yang spesifik. Meskipun begitu, umat Islam dapat mengatur puasa Rajab dengan mengikuti hari-hari penting dalam setiap bulan atau minggu. Menurut Imam al-Ghazali, terdapat beberapa hari utama yang dianjurkan untuk berpuasa, yaitu pada awal, pertengahan, dan akhir bulan, serta pada hari-hari tertentu seperti Senin, Kamis, dan Jumat. Hari-hari tersebut merupakan waktu yang diberkahi dan memiliki ganjaran yang berlipat ganda. Nabi Muhammad SAW juga menyarankan agar puasa di bulan-bulan mulia, termasuk Rajab, tidak dilakukan secara terus-menerus, akan tetapi diberi jeda waktu. 

Berdasarkan kalender Hijriah yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), tanggal 1 Rajab 1445 H bertepatan dengan hari Sabtu, 13 Januari 2024. Bulan Rajab di tahun tersebut dihitung berakhir pada tanggal 10 Februari 2024.

Keutamaan Puasa Rajab 

1. Anugerah Terampuni Dosa-dosa

Di bulan Rajab, Allah SWT memberikan karuniaNya untuk mengampuni dosa-dosa yang telah diperbuat, baik yang disengaja maupun tidak. Sebagai hasilnya, umat Muslim disarankan untuk lebih banyak melakukan istighfar dan introspeksi diri.

 

2. Pahala Dilipatgandakan

Di bulan Rajab, Allah SWT akan melipatgandakan pahala dari amalan-amalan saleh yang dilakukan oleh umat Muslim. Namun demikian, dosa yang diakibatkan oleh perbuatan maksiat dan kezaliman juga akan dilipatgandakan. Oleh karena itu, pada bulan Rajab ini, disarankan untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

 

3. Tempat Berlatih untuk Ramadhan

Selama bulan Rajab, umat Muslim disarankan untuk meningkatkan amalan-amalan saleh seperti shalat, sedekah, menjauhi maksiat, berpuasa, dan berbagai ibadah lainnya. Melaksanakan amalan-amalan saleh tersebut dapat dianggap sebagai persiapan dan latihan bagi umat Muslim sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Demikianlah penjelasan mengenai puasa Rajab, termasuk berapa hari puasanya dan keutamaannya. 

 

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2024 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ