
Iman kepada Malaikat Termasuk Rukun Iman yang Ke, Ini Jawaban dan Dalilnya
Iman kepada Malaikat Termasuk Rukun Iman yang Ke, Ini Jawaban dan Dalilnya
28/08/2025 | Humas BAZNAS RIDalam ajaran Islam, setiap muslim diwajibkan memiliki keyakinan yang kuat terhadap enam perkara yang disebut sebagai rukun iman. Salah satu di antaranya adalah iman kepada malaikat. Pertanyaan yang sering muncul adalah: iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke berapa? Jawabannya adalah iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang kedua setelah iman kepada Allah.
Memahami bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua sangat penting, karena hal ini menegaskan bahwa keberadaan malaikat merupakan bagian fundamental dalam keimanan seorang muslim. Tidak sempurna iman seseorang tanpa mempercayai eksistensi malaikat dan peran mereka dalam menjalankan perintah Allah.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang posisi iman kepada malaikat dalam rukun iman, dalil yang mendasarinya, serta hikmah yang dapat diambil dari keyakinan tersebut.
Iman kepada Malaikat Termasuk Rukun Iman yang Ke Dua
Pertama-tama, perlu dipahami bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua setelah iman kepada Allah. Hal ini berdasarkan hadis Jibril yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, ketika malaikat Jibril datang dalam rupa manusia dan bertanya kepada Rasulullah tentang iman. Rasulullah menjawab:
"Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk." (HR. Muslim, no. 8)
Dalam hadis tersebut jelas bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, yaitu setelah iman kepada Allah. Artinya, posisi malaikat dalam urutan rukun iman sangatlah penting dan tidak bisa diabaikan.
Meyakini bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua berarti seorang muslim harus mengakui bahwa malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya, selalu taat, dan tidak pernah membangkang terhadap perintah-Nya. Mereka menjalankan tugas masing-masing sesuai dengan ketetapan Allah.
Tanpa adanya keyakinan bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, maka seorang muslim belum sempurna imannya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kedudukan malaikat dalam struktur keimanan yang diajarkan oleh Islam.
Maka jelaslah, ketika seorang muslim meyakini rukun iman, ia harus memahami bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, bukan sekadar pengakuan, tetapi juga keyakinan yang dibuktikan dengan menerima seluruh peran dan tugas malaikat.
Dalil Al-Qur’an tentang Iman kepada Malaikat
Penjelasan bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua juga ditegaskan dalam Al-Qur’an. Dalam banyak ayat, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk beriman kepada-Nya, kepada malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.
Salah satu ayat yang menegaskan hal ini terdapat dalam surah An-Nisa ayat 136:
"Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan kepada Kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah tersesat sejauh-jauhnya." (QS. An-Nisa: 136)
Ayat ini dengan jelas menyebutkan bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua setelah iman kepada Allah. Tidak mungkin seseorang mengaku beriman jika ia menolak keberadaan malaikat.
Selain itu, dalam surah Al-Baqarah ayat 285, Allah juga berfirman:
"Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya..."
Dari ayat ini, sekali lagi ditegaskan bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, sejajar dengan keimanan kepada Allah, kitab, dan rasul.
Dengan demikian, dalil Al-Qur’an mengokohkan bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, dan hal ini tidak boleh diragukan oleh seorang muslim.
Hikmah Iman kepada Malaikat Termasuk Rukun Iman yang Ke Dua
Setelah memahami bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, penting juga untuk mengetahui hikmah di balik kewajiban tersebut. Dengan beriman kepada malaikat, seorang muslim dapat mengambil pelajaran berharga yang memperkuat akidah dan amal perbuatannya.
Pertama, dengan menyadari bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, seorang muslim akan merasa bahwa dirinya senantiasa diawasi. Malaikat Raqib dan Atid mencatat semua amal baik maupun buruk manusia. Hal ini membuat seorang muslim lebih berhati-hati dalam bersikap.
Kedua, keyakinan bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua mengajarkan bahwa setiap perintah Allah selalu diawasi pelaksanaannya. Malaikat tidak pernah lalai dalam melaksanakan tugasnya, sehingga menjadi teladan bagi manusia untuk selalu taat kepada Allah.
Ketiga, mengetahui bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua juga membuat hati seorang muslim semakin yakin akan kekuasaan Allah. Malaikat adalah makhluk yang tidak kasat mata, namun keberadaannya nyata dan dibuktikan oleh dalil syar’i.
Keempat, ketika seorang muslim memahami bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, ia akan semakin bersyukur karena Allah mengutus malaikat untuk menjaga, mencatat amal, bahkan membawa wahyu kepada para nabi. Semua itu merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
Kelima, dengan meyakini bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, seorang muslim akan semakin mengokohkan akidahnya. Keimanan tidak hanya sebatas kepada Allah, tetapi juga mencakup sistem keimanan yang utuh sesuai dengan ajaran Islam.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua setelah iman kepada Allah. Hal ini ditegaskan dalam hadis Jibril dan diperkuat dengan dalil Al-Qur’an, seperti dalam surah An-Nisa ayat 136 dan Al-Baqarah ayat 285.
Memahami bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua memberikan banyak hikmah bagi kehidupan seorang muslim. Keyakinan ini menumbuhkan kesadaran bahwa segala amal perbuatan selalu diawasi, sekaligus mempertegas keagungan Allah yang menciptakan malaikat dengan berbagai tugas penting.
Sebagai seorang muslim, kita wajib mengimani bahwa iman kepada malaikat termasuk rukun iman yang ke dua, bukan hanya sekadar pengetahuan, tetapi juga keyakinan yang kokoh dalam hati. Dengan demikian, keimanan kita menjadi sempurna sesuai ajaran Islam.
Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.
Follow us
