Amalan Malam Lailatul Qadar: Meraih Berkah di Malam Penuh Keistimewaan

Amalan Malam Lailatul Qadar: Meraih Berkah di Malam Penuh Keistimewaan

Amalan Malam Lailatul Qadar: Meraih Berkah di Malam Penuh Keistimewaan

13/05/2024 | Humas BAZNAS

Mengerjakan amalan Malam Lailatul Qadar menjadi bagian dari menghidupkan dan meraih kemuliaan pada malam tersebut. Para ulama Madzhab Syafii juga menganjurkan beberapa amalan yang bisa mendukung kemuliaan malam tersebut. Diantaranya seperti membaca dzikir dan Al-Quran serta amalan-amalan kebaikan lainnya. 

Seperti yang telah diketahui bahwa Malam Lailatul Qadar ini lebih baik dari amalan di 1000 bulan. Hal ini disebutkan dalam Surah Al-Qadr ayat 3-5 tentang malam kemuliaan ini. 

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 3-5)

Beberapa ulama lainnya juga berpendapat bahwa Malam Lailatul Qadar ini lebih baik dari seribu bulan. An-Nakhai mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latha-if Al-Ma arif, hlm. 341). Serta yang dimaksud amalan yang lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan baik lainnya yang dikerjakan pada 10 hari terakhir Ramadhan. 

 

Amalan-amalan Malam Lailatul Qadar

Amalan-amalan pada malam ini sangatlah beragam, di antaranya termasuk:

Shalat Malam (Tahajjud)

Melaksanakan shalat malam pada hari Lailatul Qadar dengan penuh kekhusyukan dalam setiap sujud dan rukuk. Pada malam Lailatul Qadar, shalat malam tentu memiliki keutamaan yang sangat besar. Pernyataan tersebut terdapat dalam Hadits yang bersumber dari sabda Rasulullah Saw yang diceritakan oleh Abu Hurairah Ra,

Artinya: "Barangsiapa yang bangun menegakkan shalat malam di Malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari ridha Allah maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni." (HR Bukhari dan Muslim)

 

Membaca Al-Quran

Tilawah Al-Quran yang dilakukan di Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu kebiasaan Nabi Saw di malam tersebut. Hal ini terdapat dalam sebuah hadits berbunyi: "Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Quran bersamanya." (HR Bukhari).

 

Dzikir dan Doa

Dzikir dan doa pada Malam Lailatul Qadar menjadi amalan yang penting untuk dipanjatkan dengan tulus dan ikhlas sehingga menjadi peluang besar dikabulkannya harapan-harapan baik kita.

Adapun doa Lailatul Qadar telah diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Imam Nasai, dan Imam Ibnu Majah dalam Kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam an-Nawawi, sebagai berikut:

Lafal: Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwan fa fu anni

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkan aku."

 

Bersedekah

Sedekah menjadi amalan penyempurna pada Malam Lailatul Qadar, ini karena sedekah adalah penyeimbang antara ibadah ritual dan sosial sehingga menjadi penyempurna keimanan dan kualitas ibadah seseorang. 

Terlebih lagi, Rasulullah Saw menyebutkan keutamaan sedekah di bulan Ramadhan, sebagai berikut: Nabi SAW bersabda, "Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang ditunaikan pada bulan Ramadhan." (HR Tirmidzi)

 

Memperbaiki Hubungan

Sebelum Idul Fitri tiba pun, ada baiknya bagi kita untuk saling memperbaiki hubungan antar tetangga, kerabat, maupun keluarga. Dalam hal ini seperti saling memaafkan kesalahan, serta memperkuat tali silaturahmi.

 

Taubat Nasuha

Taubat dengan sungguh-sungguh adalah suatu perilaku yang sangat disayangkan apabila ditinggalkan begitu saja, karena pintu taubat akan jauh lebih terbuka pada malam-malam Ramadhan. 

 

Menghabiskan Waktu untuk Ibadah

Salah satu ibadah yang tidak kalah mendatangkan ridho-Nya adalah ibadah-ibadah sunnah di bulan suci Ramadhan, apalagi jika sudah memasuki Hari Lailatul Qadar. Maka gunakanlah waktu selama hari-hari tersebut untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. 

Dengan melaksanakan amalan - amalan Malam Lailatul Qadar yang telah dianjurkan, kita dapat berharap bisa meraih keberkahan, ampunan, dan rahmat-Nya serta kemudahan dalam segala urusan kehidupan dunia dan akhirat. 

Islam menganjurkan kita untuk selalu beramal dengan penuh keikhlasan dan tanpa mengharapkan imbalan, sehingga berpotensi mendapatkan ganjaran pahala yang lebih besar di sisi Allah Swt. Maka dari itu, baik Infak maupun Sedekah sama-sama mempunyai nilai dan makna penting dalam kehidupan beragama.

Sebagai Lembaga Pemerintah Nonstruktural yang mengelola dan mengkoordinasikan zakat secara nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) saat ini dipercaya publik berkat komitmen dan program-programnya dalam menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). BAZNAS RI merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001. Mari kunjungi laman Sedekah BAZNAS untuk melakukan Infak atau Sedekah secara online. Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan, bisa menjadi amal jariyah yang senantiasa mengalir pahalanya, Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.

Dapatkan Update Berita dan Informasi Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah.

Follow us

Copyright © 2024 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ