Kolaborasi dengan BAZNAS, PT PII Luncurkan Program Pemberdayaan Mustahik Melalui Zmart di Kabupaten Madiun Jawa Timur

  • Diposting oleh : Humas BAZNAS RI
  • Tanggal : 24/05/2023
  • Dokumentasi BAZNAS RI


    PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melakukan kerja sama program pemberdayaan mustahik melalui program Zmart di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sebanyak 32 mustahik yang tersebar di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur menjadi penerima manfaat bantuan Zmart. Program tersebut telah terealisasi pada April 2023 dengan total penyaluran dana senilai 160 Juta Rupiah.

    Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan oleh Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur, Nur Chamdani  bersama dengan perwakilan PT PII, Senior Vice President Project Monitoring, Nandang Prihantoro kepada perwakilan penerima manfaat program Zmart, Rabu (24/5).  Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati Kabupaten Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro, dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Madiun M. Ahsin Sakhok Yahya serta perwakilan dari PT PII.

    Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo melalui keterangannya di Jakarta menyampaikan bahwa program Zmart yang merupakan salah satu program CSR PT PII ini merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik untuk mengatasi kemiskinan di wilayah perkotaan yang difokuskan pada pemberdayaan warung sembako atau kelontong dengan memberikan dukungan terkait modal usaha. Selain modal usaha, pendampingan juga diberikan kepada mustahik sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar ritel modern serta diharapkan mampu mengatasi kemiskinan khususnya di wilayah perkotaan.

    “Sebagai salah satu Special Mission Vehicles (SMV) Kementerian Keuangan RI, PT PII senantiasa berkomitmen mendukung upaya Pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu, PT PII berharap kegiatan CSR ini dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat yang membutuhkan melalui pembangunan 32 gerai Z-Mart sebagai bentuk dukungan ekonomi berkelanjutan sekaligus peningkatan kapasitas UMKM di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur”, Jelas Sutopo.

    Sutopo juga menambahkan bahwa kontribusi PT PII dalam Program CSR ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap para pelaku UMKM khususnya di daerah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, di mana terdapat proyek APJ Madiun yang merupakan proyek KPBU berskala kecil pertama yang didukung oleh PT PII.

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Madiun bersama BAZNAS Pusat dan BAZNAS Madiun terhadap program CSR ini. Kami berharap program ini mampu menciptakan nilai bersama (Creating shared value) bagi PT PII, pemerintah Kabupaten Madiun dan masyarakat di Kabupaten Madiun, dengan memberikan dampak positif secara sosial dan ekonomi dapat dirasakan bagi masyarakat di area sekitar proyek APJ Madiun. Semoga program ini dapat berkelanjutan sehingga dapat memberi kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan, kemandirian, dan pendapatan masyarakat serta meningkatkan perekonomian daerah Kabupaten Madiun”, tambah Sutopo.

    Sementara itu, dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur, Nur Chamdani menyampaikan, melalui kerja sama ini, BAZNAS dan PT PII berusaha meningkatkan perekonomian mustahik dengan memberikan bantuan usaha melalui program warung ritel Zmart (Zakat Mart). Selain itu, PT PII dan BAZNAS juga memberikan bantuan modal usaha dan melakukan pendampingan dan pengawasan serta memberikan pelatihan untuk pengembangan usaha.

    Nur Chamdani menjelaskan, salah satu bantuan yang dilakukan adalah dengan mengedukasi kepada mustahik, memberikan pelatihan terkait pentingnya melakukan tata kelola produk dan pengembangan produk mustahik. Sebelumnya, BAZNAS juga telah melakukan asesmen kepada para penerima manfaat guna memastikan bantuan ini disalurkan tepat sasaran.

    “Kami berharap kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para penerima manfaat. Kami juga  menyampaikan terima kasih kepada PT PII atas kerja sama yang terjalin dengan baik ini serta kami memastikan penyalurannya tepat sasaran dengan menerapkan prinsip 3A, Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI,” ujar Nur Chamdani.

>
BAYAR ZAKAT