Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) menggelar kegiatan rutin pekanan Barbershop Literasi di area Sekolah Cendekia BAZNAS, Sabtu dan Minggu, 27-28 November 2021. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Home Making Class, inisiasi Sekolah Cendekia BAZNAS yang mendorong dan mengembangkan keahlian siswa dalam bidang wirausaha, salah satunya keahlian mencukur rambut.

Rambut rapi menjadi salah satu kewajiban bagi seluruh siswa, namun dengan sistem boarding membuat siswa lebih banyak belajar di dalam sekolah dan memiliki waktu yang terbatas untuk mencukur rambut di luar. Jalan keluarnya, siswa dilatih agar memiliki keahlian mencukur, sehingga siswa dapat mencukur sesama temannya di dalam sekolah.

Selain mencukur, untuk memaksimalkan setiap waktu yang dilalui siswa mewajibkan membaca sambil menuggu giliran cukur.

“Budaya membaca kita terapkan dalam setiap kegiatan, salah satunya dalam pelatihan skill mencukur rambut,” ujar Pembina Barbershop Literasi, Hasan Tutupoho.

Pondok pesantren atau boarding school merupakan model pendidikan berasrama 24 jam yang membuat siswa berada di sekolah dengan kegiatan pendidikan yang padat. Hal ini menjadikan kebutuhan siswa harus dapat dipenuhi oleh sekolah tersebut. Sekolah Cendekia BAZNAS, selain memberikan pelatihan keahlian mencukur rambut, juga memberikan pelatihan kemandirian lainnya dengan harapan seluruh kebutuhan siswa dapat mereka penuhi mandiri.

Wakil Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS bidang asrama, Helmi Nur Sirwan, menjelaskan bahwa sekolah menjawab seluruh kebutuhan siswa dengan berbagai pelatihan yang ada. Dimulai dari reparasi sepatu, memasak, pertukangan dan kelistrikan hingga tata boga.

“Pelatihan menyeluruh menjadi fokus kita untuk diberikan kepada seluruh siswa,” katanya.

Pelatihan menyeluruh untuk mandiri di dalam sekolah ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para siswa, salah satunya adalah Akbar Haikal Pontoh. Dirinya sangat bahagia karena melalui pelatihan mencukur tersebut ia dapat bermanfaat untuk siswa lain, dan tentu saja bisa diaplikasikan di luar.

“Saya senang disini, selain belajar formal sebagaimana sekolah biasanya, di sini kami juga belajar keahlian lain yang dapat dimanfaatkan langsung sehari-hari, khususnya bagi saya mencukur rambut,” ungkap Akbar.

Terkait