Risyad, santri kelas X SMA Cendekia Baznas telah berhasil menyelesaikan 15 juz hafalan Qur'an, pada Senin (2/8). Hal unik pun terjadi saat pembina menguji murojaah Risyad secara mendadak, dengan metode seperti lomba Musabaqah Hifdhil Quran tanpa diketahui oleh Risyad. Santri yang dikenal murah senyum kepada kawan maupun adik kelasnya ini pun kaget ketika akan diuji hafalannya. Namun Risyad tetap memberanikan diri dan dapat melewati tes dengan baik.

Pembina Asrama Sekolah Cendekia BAZNAS, Ihsan mengatakan bahwa kegiatan ini akan rutin dilakukan. Para pembina akan secara acak menguji hafalan santri. Diharapkan setelah para santri mengetahui agenda ini, santri menjadi lebih rajin menghafal.

“Rencananya kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap ba'da setoran pagi. Tes mendadakan hafalan ini tanpa diberitahukan kepada santri yang bersangkutan sehingga bisa mengevaluasi hafalan yang mereka miliki. Selain itu agenda ini juga bermanfaat sebagai ajang evaluasi tahsin santri," kata Ihsan.

Sekolah Cendekia BAZNAS memiliki tujuan mulia, salah satunya mencetak generasi penghafal Al Quran. Risyad merupakan salah satu contoh siswa SCB yang selalu menjaga hafalannya. Kemampuan Risyad patut diapresiasi, walaupun ia sudah memiliki jumlah hafalan yang cukup banyak, namun dia tetap menambah jumlah hafalan dan menjaganya.