Laura Ramadhona Pefi, Siswi Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) kelas 9, memiliki semangat untuk meraih mimpi besarnya yaitu menjadi seorang dokter. Impian yang tertanam sejak di Madrasah Ibtidaiyah (MI) ini menjadi motivasinya untuk selalu berprestasi. Dia sudah menjadi dokter kecil sejak di MI.

Saat ditemui di halaman SCB, Laura berbagi cerita mengapa dia ingin menjadi seorang dokter. Dia terinspirasi dari sosok ibunya yang selalu sigap merawatnya saat sakit. Menurutnya dokter adalah sebuah profesi yang berjasa sekali.

"Dokter lebih berperan dalam kehidupan, bisa menyembuhkan orang sakit. Cita-cita jadi dokter juga karena dulu pas di MI pernah menjabat sebagai ketua dokter kecil," ujarnya, Selasa (22/6).

Siswi SCB Kelas 9 ini menyukai olahraga bela diri pencak silat. Kecintaannya kepada pencak silat membuat dia mewakili Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) di ajang lomba bergengsi PUMA Open II Tingkat Nasional Tahun 2020 yang saat itu dilaksanakan di Tangerang. Tidak ada yang menyurutkan mimpinya untuk selalu berprestasi pada bidang yang dia sukai. Menurutnya berprestasi memudahkan jalannya untuk mencapai impiannya.

Wanita asal Sumatera Barat ini memiliki keyakinan untuk tetap semangat belajar dan selalu berpikiran nothing impossible, tidak ada yang tidak mungkin. “Ya apa sih yang enggak bisa ketika orang lain bisa melakukan. Kita harus coba dulu,” kata Laura.

Saat ini dia sedang menghadapi Penilaian Akhir Tahun 2020/2021. Dirinya sudah mempersiapkan diri untuk melanjutkan ke tingkat selanjutnya. Putri bungsu dari dua bersaudara ini sudah berhasil menghafal 5 juz, sesuai target kelulusan yang ditentukan SCB.

Dirinya meyakini untuk selalu bersyukur terhadap ketentuan Allah yang dijatuhkan padanya. Itu yang memotivasi dirinya untuk menjalankan kehidupan yang penuh dengan semangat.

“Nikmat mana yang kamu dustakan? Ya kita udah dikasih nikmat sama Allah apapun yang kita minta Insaallah, Allah kasih. Masa kita dustain sih. Allah kasih kita akal sehat untuk belajar apa pun. Masa kita males-malesan. Kenapa kita dustain nikmat Allah,“ kata Laura.