Di masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda, sekolah menjadi salah satu lembaga yang sangat terdampak. Karenanya masa pembelajaran diimbau untuk tidak melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka, melainkan secara daring.

Tidak sedikit peserta didik maupun orang tua yang kewalahan selama pembelajaran jarak jauh ini. Tapi sesungguhnya bukan karena pembelajaran jarak jauh. Namun bisa jadi karena minimnya kemampuan pendidik memberikan pembelajaran jarak jauh yang menarik dan menyenangkan. Oleh karena itu, peran dan kreativitas seorang pendidik sangatlah diperlukan.

Pada Sabtu (6/3) Sahabat ZCD BAZNAS, Hidmatul Arif bersama Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik PAUD KB Ceria Madayin, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, NTB, menyusun modul pembelajaran.

Diharapkan, modul ini dapat mempermudah guru untuk memfasilitasi dan memantau pembelajaran siswa di rumah. Modul tersebut akan digunakan oleh tenaga pendidik sebagai alat media pembelajaran.

Kondisi jarak rumah peserta didik yang berjauhan menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik yang harus mengalokasikan waktunya dengan baik. Ditambah tenaga pendidik di PAUD KB Ceria hanya berjumlah 4 orang dan 1 kelapa sekolah. Untuk menciptakan pembelajaran yang merata para tenaga pendidik membagi diri menjadi 2 yaitu dalam satu kelas ditangani oleh 2 guru.

#BAZNASRI

#ZakatCommunityDevelopment

#SemestaKebajikanZakat


Terkait