Banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang mengalami penurunan akibat adanya pandemi Covid-19. Namun tidak dengan Kelompok UMKM di Dusun Salut, Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Dalam kondisi seperti ini para mustahik melakukan berbagai strategi agar usaha mereka tetap berjalan. Salah satunya dengan perluasan pemasaran.

Dibantu oleh Sahabat ZCD sebagai pendamping program, produk UKM kelompok mustahik di Desa Selat didaftarkan ke NTB Mall, pada Senin (1/2). Sahabat ZCD datang ke Kantor Disperindag Provinsi NTB untuk melakukan pengajuan lanjutan terkait pemasaran produk. Hasil dari pengajuan ini, disepakati harus melewati beberapa tahapan terlebih dahulu, sehingga produk di nyatakan sah dan bisa ikut dipasarkan di NTB Mall. Tahapan-tahap tersebut berupa penilaian produk mulai dari kemasan, rasa, dan ketahanan produk.

Staff Bagian pengurusan NTB Mall, Endah, menjelaskan untuk produk yang lolos seleksi harus benar-benar dinilai oleh tim di Jakarta dan dinilai dari berbagai aspek karena produk yang dijual di NTB Mall akan dipasarkan melalui offline dan online. Jika produk lolos verifikasi produk akan ikut pemasaran batch kedua pada Maret 2021.

Sebelum pengajuan ini, Sahabat ZCD juga melakukan kunjungan ke Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat untuk pengajuan pengurusan IUMK/NIB untuk 2 Kelompok UKM yang berada di Dusun Salut, Desa Selat.

Perluasan pasar dan pembuatan IUMK/NIB merupakan salah satu upaya yang dilakukan para mustahik dalam meningkatkan produktivitas mereka, terlebih pada kondisi pandemi seperti saat ini. Para mustahik harus dapat survive dalam menjaga usaha dan perekonomiannya agar terus bertahan dan tidak terjatuh.

#ZakatCommunityDevelopment

#LekasPulihIndonesia

#SemestaKebajikanZakat


Terkait