Salah satu kelompok mustahik binaan BAZNAS, yakni Kelompok Putri Berdikari Batik melatih anak-anak anggota Rumah Baca Harapan dalam membatik, di Rumah Baca Harapan Sahabat Pulau Indonesia, Desa Sumurgung, Tuban, Jawa Timur. Hal ini bertujuan untuk menuntun generasi muda dalam proses ketradisionalan hidup dan sebagai langkah konkrit melestarikan batik tulis pewarna alami.

Para anak sangat fokus dan antusias dalam kegiatan itu. Semangat mereka tercermin saat melakukan kegiatan bermain membantik di kanvas kain putih yang telah dipola.

Pelatihan ini sekaligus untuk membangun komitmen dalam menuntun anak anak dalam memahami dan mempraktikkan kebudayaan lokal yang telah diajarkan oleh para leluhur. Karena kebudayaan ini merupakan aset paling besar dan berharga dan sebagai anak. Kita tentu bangga sebagai bangsa yang dapat melestarikan hasil karyanya.

Pasalnya, masalah utama dari kepunahan tradisi lokal kebudayaan manusia baik dari segi ruang sosial dan ruang budaya hidup adalah tidak adanya proses regenerasi. Dua hal yang menjadi penyebabnya, yaitu orang dewasa yang sibuk dan tidak punya empati terhadap pertumbuhan jiwa dan akal anak-anak. Lalu yang kedua, anak-anak yang telah terbius oleh dinamika modernitas, sehingga menganggap kegiatan kebudayaan lokal adalah kuno dan tidak menyenangkan. Contohnya adalah budaya membatik pewarna alami yang turun-temurun dilakukan oleh masyarakat Desa Sumurgung.

 

#ZakatTumbuhBermanfaat
#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat

 


Terkait