Di Indonesia kita pasti sudah bosan apabila membahas tentang masalah yang satu ini yaitu masalah sampah. Sudah menjadi hal yang tidak berkesudahan memang, bahkan menurut data yang ada tingkat pencemaran lingkungan akibat sampah plastik di Indonesia menjadi yang sangat mengkhawatirkan.

Dalam upaya menyelesaiakan permasalahan tersebut, BAZNAS bersama masyarakat Kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu, pada Senin, (26/10/2020) turut bahu-membahu mendirikan bangunan yang nantinya akan menjadi tempat bank sampah. Adapun mesin pencacah plastik sudah tersedia dari dana BAZNAS melalui program Zakat Community Development.

Menurut Slamet Imam Wakhyudin (43) salah satu pendamping program Zakat Community Development BAZNAS, kegiatan tersebut juga sebagai kontribusi masyarakat desa dalam program Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang berfokus pada beberapa point seperti pengentasan kemiskinan, pengentasan kelaparan, kesehatan yang baik dan sejahtera, akses air bersih dan sanitasi, energi bersih dan terjangkau, pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, penanganan perubahan iklim, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Selain itu program Zakat Community Development BAZNAS juga bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu terkait legalitas program bank sampah, dan rencananya akan memperluas kerjasama dengan stakeholder lainnya agar lebih maksimal.


#ZakatCommunityDevelopment
#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait