Pandemi Covid-19 merubah banyak hal dalam kehidupan manusia, perubahan yang sangat drastis menuntut masyarakat untuk beradaptasi dengan cepat. Perubahan yang paling mencolok adalah segala kegiatan dilakukan melalui daring (dalam jaringan).

Seperti halnya, yang dilakukan Sahabat ZCD BAZNAS di Kelurahan Sumber Jaya,  Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu yang mengikuti kegiatan webinar sekolah 1000 Guru Siaga yang diselenggarakan oleh BAZNAS Tanggap Bencana, Selasa (20/10/2020).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kepahiang, Bengkulu mencatat telah terjadi gempa bumi di Provinsi Bengkulu dengan kekuatan magnitude 2 – 5,8 skala richter (SR) sebanyak 71 kali selama bulan Oktober 2020. Diantara gempa bumi yang terjadi, sebanyak 9x diantaranya yang sangat terasa guncangannya.

Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) WARSI bekerjasama dengan Mercy Corps mendata sebanyak 22 dari 67 kelurahan di Kota Bengkulu berada dalam zona rawan bencana tsunami, karena hanya berjarak 1-4 meter di atas permukaan laut. Salah satunya adalah Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu. Oleh karena itu Sahabat ZCD BAZNAS berpartisipasi dalam kegiatan webinar sekolah 1000 Guru Siaga BAZNAS Tanggap Bencana.

Dengan adanya kegiatan webinar ini, Sahabat ZCD mendapat pengetahuan bahwa pendidikan kebencanaan menjadi salah satu prioritas penting untuk penanggulangan bencana. Diperlukan juga satuan pendidikan aman bencana untuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan bencana.

#ZakatCommunityDevelopment

#ZCDBAZNAS

#LekasPulihIndonesia

#SemestaKebajikanZakat


Terkait