Aktivitas keagamaan merupakan salah satu aspek pemberdayaan BAZNAS bersama beberapa Lembaga program seperti Zakat Community Development (ZCD) dan Mualaf Center BAZNAS (MCB). Tidak diragukan lagi bahwa setiap umat Islam perlu mendapatkan pembinaan agama agar kehidupannya terisi dengan nilai-nilai islam, serta dapat meraih nilai kesempurnaan tidak hanya untuk dunia namun juga untuk akhirat.

Atas dasar tujuan tersebut, Zakat Community Development menjalin sinergi dengan Mualaf Center BAZNAS untuk memberikan pembinaan agama kepada mustahik Dusun Otobosa, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Jumat (03/10/2020), Sahabat ZCD bersama Ustadz Asef Ma’sum dari Mualaf Center BAZNAS menggelar kegiatan majelis taklim di Masjid Jabal Nur. Kegiatan ini mulai setelah shalat Jum’at dan dihadiri sebanyak 33 mustahik binaan BAZNAS, dengan materi yang disampaikan mengenai praktek wudhu dan tayamum.

Dalam pembinaan untuk memfasilitasi mustahik yang rata-rata masih belum dapat baca Al-Qur’an bahkan Iqro’ sekalipun, Sahabat ZCD membentuk kelompok kecil pengajian rutin untuk belajar iqro’ dan Al-Qur’an. Mustahik terbagi menjadi dua kelompok dimana kelompok akhwat dan Ikhwan pun dipisah. Untuk kelompok akhwat terbagi menjadi 2 kelompok, 11 orang disetiap kelompok melakukan kegiatan setiap Minggu siang dan sore. Untuk kelompok 1 bertempat di rumah salah satu mustahik, sedangkan kelompok 2 bertempat di Masjid Jabal Nur.

Untuk kelompok majelis taklim Ikhwan, terbentuk tiga kelompok dengan masing-masing lima orang yang melakukan kegiatan antara waktu maghrib dan isya dengan memilih lokasi di masjid Jabal Nur. Kegiatan diawali sholat maghrib dan ditutup dengan sholat isya berjamaah, dengan jadwal kelompok 1 setiap Minggu malam, kelompok 2 Senin malam, dan kelompok 3 Selasa malam. Mengenai teknis pelaksanaan mengaji, setiap kelompok dibimbing oleh salah satu anggota dalam kelompok yang sudah mengerti huruf hijaiyah, dan setiap 2 minggu akan dikontrol oleh Asatidz pembimbing sebagai langkah pembinaan.

Adapun kendala kegiatan ini yaitu kurangnya tenaga pengajar, mengingat jadwal Asatidz yang juga membina di dusun lainnya dengan jarak antar dusun cukup berjauhan, sehingga kesulitan dalam mengontrol langsung mustahik secara rutin. Namun hal tersebut tidak manjadi masalah besar, justru menjadikan tantangan tersendiri untuk Asatidz dalam melakukan syiar islam.

Dengan adanya pembinaan majelis taklim ini, Sahabat ZCD berharap dapat membantu mustahik Dusun Otobasa agar dapat membaca Iqro’ maupun Al-Qur’an dengan baik serta dapat mewujudkan generasi Rabbani yang kuat akan mental spiritual dan iman islamnya.

#ZakatCommunityDevelopment
#ZCDBAZNAS
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat


Terkait