Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) mengadakan pendampingan sekolah peduli gambut di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, (4/3) hingga (5/3). 

Mengangkat tema “Optimalisasi Media Pembelajaran Literasi Gambut dan Kebencanaan” kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan edukasi gambut kerjasama antara BAZNAS dan Badan Restorasi Gambut (BRG) dalam bidang pendidikan yang menyasar untuk guru-guru sekolah. Guru-guru ini didampingi langsung Tim Lembaga Beasiswa (LBB) BAZNAS bersama pendamping program atau yang biasanya disebut Sahabat ZCD sebagai bentuk kegiatan optimalisasi media pembelajaran praktik langsung pada siswa/i.

Adapun guru yang mendapat pendampingan pada Rabu, (4/3) adalah Eni Yurnita, S.Pd sebagai guru wali kelas 6 dan pada Kamis (5/3) Syawniwati, S.Pd guru wali kelas I SD Negri Tanjung Sari yang juga merupakan guru peduli gambut.

Kegiatan diawali dengan menyaksikan cuplikan video animasi dari BRG yang berjudul "Ayo Jaga Gambut" dilanjutkan dengan cuplikan video tentang "Kenapa Terjadi Kebakaran Hutan?".

Rangkaian kegiatan dilakukan guna mengukur pemahaman siswa tentang lingkungannya yang berada di ekosistem gambut. Salah satunya dengan menggunakan alat peraga pendidikan dari BRG yaitu roda literasi gambut. Siswa/i kelas 6 yang berjumlah 20 orang dibagi menjadi 4 kelompok, sementara kelas I dan II berjumlah 37 orang. Setiap kelompok wajib menceritakan dan menjelaskan apa yang ditunjukan dalam roda literasi gambut.

Selanjutnya dilakukan permainan game based learning  SIAGA untuk menumbuhkan ketangguhan kepada siswa sejak dini dan mengedukasi siswa tentang upaya preventif untuk mengurangi resiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Tanjungsari.