Badan Restorasi Gambut (BRG), Majelis Ulama Indonesia (MUI)  dan Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (UNAS) menyelenggarakan Workshop Lokalatih Peningkatan Kapasitas Da'i Masjid Peduli Gambut. Kegiatan ini dilakukan di Asrama Haji Provinsi Riau tepatnya di Jalan Mekar Sari, Kota Pekanbaru yang berlangsung selama 4 hari hingga Sabtu (14/12).

Workshop ini dilakukan untuk peningkatan kapasitas dan jaringan Da'i Masjid Peduli Gambut terkait restorasi gambut serta meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan Da'i Masjid Peduli Gambut di tingkat desa dalam upaya membangun masjid ramah lingkungan dan pengelolaan gambut tanpa pembakaran. Adapun peserta yang dilatih berjumlah 100 orang yang berasal dari Ustadz/Ustadzah di masjid desa peduli gambut, MUI Kabupaten, MUI provinsi, ormas islam, pemimpin masyarakat, dan lain-lain.

Dalam hal ini,  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) hadir dan ikut berkontribusi untuk permasalahan gambut di region wilayah Sumatera.  Terdapat 7 titik binaan ZCD yang termasuk dalam wilayah restorasi gambut yaitu 5 desa di Kabupaten Kepulaun Meranti,  Provinsi Riau yaitu: Desa Beting,  Kec.  Rangsang Pesisir, Desa Semukut,  Kec.  Pulau Merbau, Desa Pangkalan Balai,  Kec.  Pulau Merbau, Desa Centai,  Kec.  Pulau Merbau, Desa Tanjung Sari,  Kec.  Tebing Tinggi, Desa Penjalaan,  Kec.  Simpang Hilir,  Kab.  Kayong Utara,  Kalimantam Barat,  dan Desa Palimbang Sari,  Kec.  Haur Gading,  Kab.  Hulu Sungai Utara,  Kalimantan Selatan.

Turut hadir dalam workshop tersebut, Tatiek Kancaniati selaku Kepala Lembaga ZCD. Dalam acara tersebut, Tatiek berkesempatan menjadi narasumber untuk sharing terkait program pemberdayaan ZCD yang dilakukan di desa-desa, dengan sasarannya adalah para mustahik.

"ZCD merupakan program pemberdayaan BAZNAS dengan mengintegrasikan bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah dan sosial kemanusiaan. Telah dilakukan beberapa kegiatan di 7 desa tersebut dengan menggali potensi alam yang dimiliki dan menaikkan kualitas sumber daya manusianya," ujarnya.

Tatiek menjelaskan setiap desa didampingi oleh Sahabat ZCD sebagai pendamping program. Mereka yang berperan aktif di lapangan untuk berjalannya program.

"Berkaitan dengan restorasi gambut, organisasi kelompok mustahik yang terbentuk bisa diberdayakan untuk aktif berperan dalam perlindungan lingkungan hidup baik secara lisan maupun aksi, baik dalam kegiatan ibadah dan muamalah," terangnya.

Tatiek berharap,  para Da'i bisa menjadi seorang pemberdaya bagi desa-desa yang tertinggal.

"Semoga dengan sharing program ZCD BAZNAS ini, para Da'i yang hadir memiliki semangat bukan saja sebagai Da'i masjid namun juga sebagai Da'i pemberdaya desa" ujarnya.


Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id