Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan beberapa Lembaga Amil Zakat (LAZ) meluncurkan Proyek Percontohan Daerah Binaan. Kegiatan ini diadakan di Desa Sioyong, Kecamatan Damsol, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (17/12). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi.

Peresmian Program Percontohan Daerah Binaan Direktorat Bimas Islam Kemenag ini ditandai dengan penabuhan bedug oleh Zainut. Ikut mendampingi, Bupati Donggala Kasman Lassa, Wakil Bupati Donggala Moh Yasin, Plh Dirjen Bimas Islam Tarmizi Tohor dan Kakanwil Kemenag Sulteng Rusman Langke.

Menurut Zainut, program percontohan daerah binaan ini merupakan inovasi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag dalam menentukan arah kebijakan bidang agama yang mengarah kepada stabilitas nasional.

"Program ini sebagai bentuk pengejawantahan kehadiran negara terhadap permasalahan bidang agama," jelasnya.

Pemilihan Desa Sioyong sebagai Program Percontohan Daerah Binaan Direktorat Bimas Islam dan Kampung Zakat Kemenag RI karena ingin menjadikan Desa Sioyong sebagai desa percontohan kerukunan beragama. Sebagaimana diketahui, dalam desa tersebut terdapat beberapa agama yang mayoritasnya adalah agama islam, kristen dan hindu, namun mereka dapat hidup secara rukun. Desa Sioyong juga memiliki dusun yang semua warganya adalah muallaf yang berjumlah sekitar 100 KK, tepatnya di Dusun Simantomo.

Zainut menambahkan dalam konteks holistik negara, posisi agama secara inheren menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya dan program pembangunan yang dijalankan. Upaya ini juga sebagai bagian yang terintegrasi di dalam kerangka pembangunan nasional yang bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, adil, demokratis dan sejahtera.

"Ini pertaruhan kita, bahwa ini harus berlanjut di masa yang akan datang. Karena kita sudah nyatakan ini sebagai program percontohan, sehingga harus menjadi contoh dengan capaian hasil yang diharapkan," ujarnya.

Ada beberapa hasil yang diharapkan datang dari program percontohan daerah binaan Bimas Islam Kemenag ini. Hasil pertama yakni peningkatan keshalehan sosial melalui pendampingan dan pembimbingan terhadap umat secara berkesinambungan.

Hasil berikutnya terlihat dari pemberian bantuan. Diharapkan ormas Islam dan majelis taklim lebih peduli terhadap umat Islam. Hasil selanjutnya berhubungan dengan kemandirian dalam hal ekonomi keumatan dalam kurun waktu tiga tahun kedepan setelah peluncuran.

Keempat, Zainut berharap keberadaan daerah binaan menjadi bagian pencegahan masuknya paham keagamaan yang menyimpang serta terciptanya kerukunan umat antar beragama.

“Kelima, pendampingan yang secara berkelanjutan terhadap Kampung Muallaf di Dusun Simontomo ini agar tetap istiqomah terhadap ajaran agama Islam dan secara aktif merawat kerukunan antar umat beragama. Dan keenam, menularkan desa sekitar dalam hal kesalehan sosial,” katanya.

Zainut juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya Pemerintah Daerah, BAZNAS, dan LAZ yang telah menjalin sinergi agar kesejahteraan masyarakat terus meningkat dan terus mengupayakan agar usaha produktif masyarakat bisa diperkuat.

 


Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id