Salmiah (48 th) adalah salah satu mitra BMD Gunungsari. Ia adalah pedagang nasi bungkus asal Batu Kute, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat NTB.

Berawal dari keinginannya untuk menjadi ibu rumah tangga yang berpenghasilan, Salmiah lalu memulai usaha nasi bungkus pada tahun 2009.

Kualitas rasa dan porsi yang pas dengan selera anak – anak sekolah membuat usaha Salmiah tetap bertahan hingga sekarang. Awal memulai usaha Salmiah hanya membuat nasi bungkus 5kg/ harinya, Namun kini ia sudah mampu memproduksi 25 kg/ hari.

Pada 2018 lalu, Salmiah mengajukan pembiayaan ke BMD Gunungsari untuk modal menambah produksi usahanya. Banyaknya pesanan membuat Salmiah berkeinginan untuk membuka usaha catering dan rumah makan. Meski  modal  usaha yang ia terima belum mencukupi untuk membuka usaha catering dan rumah makan, namun Salimah bersyukur karena modal yang ia terima bisa ia gunakan untuk menambah bahan baku usahanya. “Dari dulu saya ingin meningkatkan produksi usahanya, namun masih terkendala akan modal, Alhamdulillah modal dari BAZNAS kemarin bisa saya gunakan untuk menambah bahan dagangan saya,” ungkap Salmiah.

BMD Gunungsari merupakan BMD ke tiga yang didirikan BAZNAS untuk merecovery kondisi ekonomi pelaku usaha mikro pasca gempa. Hingga kini terdapat 59 kelompok pelaku usaha mikro menjadi mitra BMD Gunungsari.

#ZakatTumbuhBermanfaat
#BAZNAS
#microfinance
#BAZNASmicrofinance