Pada (03/10) BAZNAS Microfinance Desa Sukaindah, Bekasi, Jawa Barat melakukan proses pembiayaan tahap I kepada 24 pelaku usaha mikro yang terbagi dalam dua kelompok. Jenis usaha yang dibiayai diantaranya pedagang siomay, batagor dan aneka makanan lainnya.

Rata – rata pembiayaan yang diberikan kepada Mitra senilai 2.000.000 rupiah yang mereka gunakan sebagai modal kerja dan investasi. Ahmad Sory (24) penjual siomay batagor misalnya, menggunakan pembiayaan yang diterima untuk memperbaiki gerobak. “Modal yang diberikan saya gunakan untuk memperbaiki gerobak, Alhamdulillah yang kemarin tidak layak, sekarang sudah bagus,” ungkap Ahmad.

Mifathul Janah salah satu pendamping BMD Sukaindah menerangkan target penyaluran selanjutnya akan menjangkau dua desa di sekitar Sukaindah diantaranya desa Jayalaksana dan Sukakersa.”Selain Desa Sukaindah, bulan ini kami akan menyalurkan ke Desa Sukakersa dan Jayalaksana yang mayoritas mereka berjualan makanan ringan, bakso, penjahit, dan nelayan,” ungkap Miftahul Janah.

BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Sukaindah merupakan salah satu program keuangan mikro BAZNAS ke enam yang diluncurkan pada 11 September 2019. BMD Sukaindah diidirikan BAZNAS untuk memberikan layanan pembiayaan non profit kepada pelaku usaha mikro. Pada Bulan ini BMD Sukaindah mentargetkan akan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 121.000.000 yang terbagi dalam empat kelompok Mitra.

#ZakatTumbuhBermanfaat
#BAZNAS
#microfinance
#BAZNASmicrofinance