Pandemi Covid -19 sangat memberikan dampak serius pada roda perekonomian para pelaku usaha. Beberapa pelaku usaha terpaksa harus mengurangi jumlah karyawan untuk bisa tetap survive dalam menjalankan usaha.

Hal ini yang turut dirasakan oleh Jasmani (38), salah satu pelaku usaha mikro yang sebelumnya menjadi korban PHK. Setelah menjadi korban PHK pada tahun 2020 lalu, Jasmani mulai berusaha kembali bangkit untuk menghidupi keluarganya dengan berjualan es dudung.

Jamani merupakan mitra BAZNAS Microfinance Desa Bedono penerima manfaat Desember 2020. Modal usaha yang diterima digunakan untuk membeli bahan-bahan es seperti santan kelapa, gula, es batu, garam, alat-alat usaha seperti teko takaran, alat pemotong es, dan kotak bawaan.

"Jasmani mendapatkan fasilitas permodalan dari BMD Bedono guna membeli keperluan usahanya, dengan bantuan modal ini, Ia bisa menjalankan usahanya setelah dirumahkan oleh pihak pabriknya karena dampak Covid-19," ujar Manajer BMD Bedono, Mifta, Senin (19/7).

Setiap harinya Jasmani bisa membuat satu tabung es, namun saat PPKM seperti ini dia hanya membuat 3-7 liter santan atau setara dengan setengah tabung. Adapun varian es yang biasa dibuat di antaranya es cone yang berbentuk kerucut atau diapit dua sisi roti tawar, varian gelas kaca dengan diberi tambahan toping seperti potongan kacang, ketan hitam, potongan buah nangka, ataupun sagu mutiara.

Meski omzet yang didapat belum mengalami peningkatan yang signifikan, namun Jasmani masih tetap bisa survive menjalankan usaha di masa pandemi. Dia mencoba strategi berjualan keliling agar tetap bisa mendapatkan pelanggan. Dalam sehari usaha yang dijalankan mendapatkan omzet Rp300.000-Rp 500.000.

“Dalam kondisi PPKM seperti ini alhamdulillah dagangan bisa habis paling cepat sekitar jam 2 siang karena banyak anak-anak yang jajan karena sedang berada di rumahnya, namun jika kondisi biasanya cukup berada di sekolahan menunggu anak-anak jajan sehingga dagangannya cepat habis. Syukur-syukur jika ada pesanan untuk acara walimahan atau hajatan bisa habis 2-3 tabung namun saat PPKM sekarang biasanya hanya memesan setengah atau satu tabung saja,” ucap Jasmani.

#BAZNAS
#PilihanPertamaPembayarZakat
#LembagaUtamaMenyejahterakanUmmat
#BAZNASMicrofinance
#BMDBedono