BAZNAS melalui BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, mengedukasi mitra mustahik dalam penggunaan metode pembayaran non-tunai (cashless). Salah satu mitra mustahik yang didampingi yaitu Rini Apriliani (36) yang sehari-hari berjualan mie ayam.

Bertempat di Gang Zamur, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, pendamping program Erri Dwi Herdianto mengajarkan cara pemakaian kode QRIS yang sebelumnya sudah dicetak melalui salah satu aplikasi e-wallet dan Shopee Pay. Setelah kode Q-RIS di-scan, uang pembayaran langsung masuk ke rekening yang didaftarkan.

Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan transaksi pada saat pandemi, penggunaan Q-RIS juga untuk membiasakan mitra menabung. Selain itu adanya Q-RIS juga bisa menjadi ajang promosi mitra dengan layanan promo yang telah tersedia. Salah satu contohnya yaitu promo cashback 30 persen bagi pembeli.

"Biasanya mitra yang berjualan sulit untuk menyisihkan uang, dengan adanya barcode QRIS ini, bisa bantu mereka untuk menabung," kata Erri.

Rini salah satu mitra yang mendapat edukasi Q-RIS menjelaskan adanya fasilitas ini konsumen menjadi lebih tertarik berbelanja di warungnya. "Alhamdulillah dengan adanya penjelasan dan bantuan pembuatan ini, cukup menarik pembeli karena sekarang banyak yang sudah pakai aplikasi ini," jelas Rini.

Selain aplikasi pembayaran non-tunai ini, Rini juga sudah mendaftarkan warung mie ayamnya ke aplikasi pemesanan makanan dalam jaringan seperti Gofood. Terdaftarnya mitra dalam beberapa aplikasi diharapkan bisa menjangkau penjualan yang lebih luas.

#BAZNASmicrofinance
#BAZNAS
#PilihanPertamaPembayarZakat
#LembagaUtamaMenyejahterakanUmat