Pendamping program Zmart, Mujahid baru-baru ini melakukan monitoring kepada Ibu Sugiyarti, salah satu mustahik Zmart Kelompok Sumber Rezeki di Pulogebang, Jakarta Timur. Pada kegiatan monitoring kali ini pendamping melakukan evaluasi terkait materi-materi yang telah disampaikan pada pertemuan kelompok sebelumnya, yakni membuat laporan keuangan dan melakukan analisis produk terlaris. Hal ini untuk menindak lanjuti materi yang harus direalisasikan dan dipraktekkan oleh mustahik guna memantau dan meningkatkan usaha mustahik itu sendiri.

Sistem yang dilakukan pendamping dalam mengevaluasi adalah dengan memeriksa pembukuan laporan keuangan. Dari data keuangan yang telah dianalisis, usaha ritel milik Ibu Sugiyarti mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ibu Sugiyarti mengatakan bahwa peningkatan omset tersebut berasal dari penjualan sembako dan penjualan token listrik yang masuk ke kategori PPOB.

"Pada bulan september tercatat omset harian yang dicapai sebesar Rp. 271.935 dan meningkat pada bulan oktober sebesar Rp. 376.100 atau terjadi peningkatan 100 ribu rupiah perharinya," jelasnya.

Terkait detail barang yang terjual, Ibu Sugiyarti menuturkan bahwa ia hanya mengisi kembali ketersediaan barang-barang yang cepat laku dan dibutuhkan oleh para tetangga. 

"Ini saya lakukan setelah saya mendapat penjelasan materi dari pendamping Zmart, bahwa barang yang selalu distok adalah barang yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan menyetok barang dalam jumlah banyak tapi tidak laku terjual" ujarnya.

Program ZMART adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kapasitas warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar retail modern serta mengatasi kemiskinan khususnya di wilayah perkotaan. Pada tahap selanjutnya, ZMART akan diarahkan menjadi sebuah market place atau marketing board untuk semua produk yang dihasilkan oleh mustahik penerima manfaat program. ZMART juga akan menjadi sebuah pusat branding, marketing, saling, dan developing bagi produk-produk mustahik. Dalam pelaksanaan program ZMART akan dibentuk berbagai ZMART Point dengan strategi meningkatkan skala usaha warung mikro kecil (kelontong) masyarakat di berbagai titik. Selanjutnya untuk membangun jaringan usaha ZMART, maka perlu dibangun ZMART Wholesale yang akan menyuplai barang kepada ZMART Point dengan harga yang lebih murah dan bersaing.