Masa pandemi Covid-19 menbuat berbagai sektor usaha terpukul. Begitu pula yang dialami Mimin Sumiati (39) saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS. Mimin yang menjadi mitra Zmart BAZNAS di di Desa Kedaung Wetan, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Neglasari, Tangerang, Banten, ini harus berjibaku untuk dapat bertahan di tengah pandemi.

Berbagai inovasi dia lakukan, salah satunya dengan memanfaatkan komunitas masyarakat di daerah rumahnya untuk promosi produk di warung Zmart. Upaya itu pun berimbas pada rutinnya masyarakat sekitar memesan kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, gula pasir, kopi, sabun mandi, cuci, gas LPG, air kemasan galon dan produk-produk lainnya.

Pelayanan yang baik menjadi kunci Mimin untuk berkembang, karena para konsumen merasa senang ketika berbelanja di warungnya.

Mimin juga merasakan dampak positif selama bergabung bersama BAZNAS. Dia mendapat perubahan nilai spiritual dan kehidupan ekonomi yang berubah ke arah lebih baik, salah satunya jadi lebih rajin ibadah wajib dan sunahnya, mengikuti kegiatan pengajian di majelis, dan perbanyak sedekah.

"Alhamdulillah untuk kehidupan ekonomi ada sedikit keajaiban, jadi pas ketika habis modal untuk berjualan ternyata Allah kasih jalan melalui BAZNAS, setelah itu ikut setiap pertemuan kelompok menerapkan setiap materi yang diberikan untuk menjaga amanah." ucap Mimin.

"Dalam menjalankan amanah yang diberikan BAZNAS, tak lama suami saya diterima kerja sebagai guru madrasah di majelis ilmu dan Alhamdulillah anak sulung saya juga diterima kerja di salah satu maskapai penerbangan dengan pendapatan yang lumayan." tutup Mimin

Pengorbanan saudagar Zmart Mimin dalam menyekolahkan anaknya hingga bekerja di salah satu maskapai penerbangan merupakan bentuk kekuatan ibadah dan sedekah yang sering Mimin jalankan, Semoga kisah perjuangan Mimin tidak hanya sampai di sini, akan tetapi dapat memberikan motivasi bagi sesama saudagar Zmart dan pelaku UMKM lainnya.

Terkait