Petani mustahik binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, Bapak Faozi Rohman (42), ketua kelompok Cahaya Tani di Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten melakukan pengolahan lahan untuk menanam cabai, bayam, dan pakcoy pasca panen raya tanaman padi pada bulan April lalu, kelompok tani berniat untuk melaksanakan diversifikasi penanaman dengan mengkombinasikan pola tanam dengan jenis tanaman hortikultura.

"Saya ingin mencoba menanam yang lain selain padi, (saya) ingin mencoba menerapkan pola tanam padi-horti-padi tahun ini. Setelah menanam horti akan menanam padi lagi", ungkap Pak Faozi di tengah aktivitasnya membuat bedengan. Pada lahannya seluas 1 hektar rencananya seluas 0.25 ha akan ditanami cabai dan seluas 0.75 ha akan ditanami bayam dan pakcoy.

Selain itu, dengan menanam hortikultura dirasa lebih dapat lebih mudah saat panen karena tidak memerlukan pengolahan khusus untuk dapat dikonsumsi, namun menanam hortikultura memang memiliki resiko yang cukup tinggi. Sebelumnya para petani sudah mencoba beberapa komoditas penanaman selain padi seperti labu siam dan cabai. Pada kesempatan ini mereka ingin mencoba menanam cabai dan sayur dengan memanfaatkan fasilitasi dari pendamping lapang yang telah ditugaskan oleh BAZNAS.

"Di tengah pandemi Covid-19 ini, rantai pasokan komoditas hortikultura sedang menurun akibat dibatasinya transportasi. Sehingga pasar lokal untuk komoditas hortikultura saat ini sangat terbuka bagi petani yang ingin mencoba masuk," jelas Firdaus, Pendamping Kelompok.

Pelaksanaan diversifikasi penanaman tersebut dapat menjadi salah-satu langkah kecil yang dilakukan oleh petani untuk memperkuat pangan lokal agar ketersediaan tetap terjaga dan harga terjangkau bagi masyarakat.


#LumbungPangan
#LembagaPemberdayaanEkonomiMustahik
#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Terkait