Di tengah era pandemi virus Covid-19, petani mustahik kelompok Cahaya Tani binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melakukan aktivitas pertanian dengan pengolahan lahan tanaman padi di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (5/6/2020).

Sardi (57), seorang anggota kelompok petani binaan LPEM BAZNAS yang menggarap lahan sawah di Kampung Tangsi mengatakan pasca panen raya yang dilaksanakan bulan April lalu, ia bersama petani kelompok lainnya langsung bersiap untuk menanam padi kedua kalinya dengan modal usaha dari hasil panen musim tanam pertama.

“Saya tidak bisa diam di rumah, karena harus menggarap sawah,” ujar pria asal Pamarayan, Serang ini.

Pendamping Program Lumbung Pangan LPEM BAZNAS, Muhammad Pirdaus menuturkan, aktifitas bertani saat ini tetap dengan menggunakan protokol pencegahan dari Covid-19 seperti penggunaan APD dan physical distancing.

"Sudah menjadi keharusan bagi masyarakat petani untuk kembali mengolah lahannya, karena musim tanam setelah panen raya telah dimulai, petani harus tetap berinisiatif dalam mengolah lahan padi miliknya. Karena itu para petani di desa seperti biasa ke sawah. Sebagian ada yang sudah menanam kembali. Sebagian ada yang masih proses pengolahan lahan dengan mesin traktor," ujar Pirdaus.

Harapannya dengan adanya penanaman saat ini, dapat terpenuhinya kebutuhan pangan di wilayah Serang maupun wilayah lainnya. Sebelumnya, Kelompok Cahaya Tani telah diberikan bantuan modal dan pendampingan usaha sejak tahun 2019 lalu, dimana kelompok ini telah menghasilkan panen pertamanya di bulan April 2020.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#LUMBUNGPANGAN
#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia