Puskas BAZNAS kembali menggelar sosialisasi NIM 2.0 seri yang ke-dua. Pada seri ini sosilisasi ditujukan kepada seluruh LAZ di Indonesia. Kegiatan diawali dengan sambutan dan materi oleh Direktur Puskas BAZNAS.

“Kegiatan hari ini menjadi sangat penting untuk menyatukan frekuensi akan pentingnya integrasi data antar Organisasi Pengelola Zakat”, tegas Direktur Puskas BAZNAS. LAZ merupakan bagian dari ekosistem perzakatan nasional yang menjadi komponne penting dalam pengentasan kemiskinan. Kemudian, Beliau menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk memberikan atensi yang baik dalam pemanfaatan data ini.

Nomor Induk Mustahik yang telah dikembangkan BAZNAS menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan integrasi data. NIM yang dikembangkan melalui kerjasama strategis antara BAZNAS dan Kementerian Sosial RI, merupakan inovasi yang sangat baik dalam hal peningkatan efektivitas pendistribusian dan pemanfaatan sebagaimana diamanatkan undang-undang. Oleh karena itu, semua OPZ harus dapat memanfaatkan data ini untuk kepentingan mustahik.

Pada kesempatan ini, apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada LAZ Yayasan Rumah Yatim Ar-Rohman Indonesia yang memiliki tingkat partisipasi tertinggi dalam pengisian NIM selama dua tahun terakhir. Semoga kerja keras mereka dapat menjadi penyemangat OPZ lain untuk melengkapi data mustahik.

 

Rep: Puskas BAZNAS

Terkait