Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS kedatangan tamu bernama Andrew Cunningham, seorang konsultan dari Inggris. Baru-baru ini, Andrew diminta untuk mendukung pengembangan sistem zakat di Mauritania, Afrika. Andrew telah melakukan banyak penelitian tentang zakat dan ia mendapat informasi lebih dari satu orang bahwa BAZNAS adalah contoh yang tepat terkait implementasi sistem zakat yang baik. Andrew tertarik untuk memahami lebih dalam mengenai model pengelolaan zakat dan memahami lebih tentang cara kerja BAZNAS.

Andrew memiliki lima poin penting tentang terkait cara kerja BAZNAS, yaitu; (1) memahami struktur BAZNAS, (2) memahami bagaimana BAZNAS mendefinisikan zakat, (3) memahami apakah zakat wajib atau sukarela di Indonesia, (4) bagaimana penyaluran zakat, dan (5) bagaimana otoritas hukum lain terlibat dalam sistem zakat di Indonesia. Manajer Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS, Abdul Aziz Yahya Saoqi, MSc, mencoba menjawab pertanyaan yang perlu diketahui oleh Andrew secara komprehensif.

 

Rep: Puskas BAZNAS