Pada hari Jumat, 3 Mei 2019, Puskas BAZNAS mengadakan pelatihan tentang penggunaan aplikasi IZN untuk memasukkan data kabupaten IZN BAZNAS dan survei kaji dampak zakat di Hotel Bumi Endah, Provinsi Bengkulu. Pelatihan ini dihadiri oleh semua kabupaten BAZNAS di Bengkulu karena pelatihan ini termasuk bagian dari rapat koordinasi untuk semua BAZNAS di provinsi Bengkulu.

Pelatihan dimulai dengan presentasi dari Bapak Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D. (Direktur Puskas BAZNAS) tentang tinjauan umum konsep Indeks Zakat Nasional dan diikuti oleh hasil pelaksanaan Indeks Zakat Nasional 2018 di Bengkulu. Berdasarkan hasil, kinerja NZI Bengkulu pada tahun 2018 cukup baik, meskipun ada penurunan nilai mikro dan makro.

Kondisi ini disebabkan oleh pelaporan kabupaten BAZNAS yang rendah ke BAZNAS provinsi Bengkulu. Hanya ada dua dari sebelas cabang BAZNAS di Provinsi Bengkulu, yang menyerahkan data mereka ke Puskas BAZNAS, yaitu BAZNAS Kota Bengkulu dan BAZNAS provinsi Bengkulu. Selain itu, rendahnya dukungan dari pemerintah daerah seperti peraturan manajemen zakat dan dukungan keuangan membuat nilai IZN Bengkulu turun secara drastis dari sisi makro.

 Pelatihan tersebut diakhiri dengan pelatihan tentang penggunaan Aplikasi IZN yang disajikan oleh Bapak Adhitya Kusuma Zaenardi (Peneliti Junior Divisi Riset dan Kajian). Semua peserta pelatihan diminta untuk mengunduh aplikasi dari google play store dan memasukkan data basis mereka ke dalam aplikasi. Puskas BAZNAS membuat aplikasi ini sejak Februari 2019, dan akan terus mengembangkan lebih banyak fitur lagi.