Direktur Pusat Kajian Strategis Pusat Kajian Strategis (Puskas BAZNAS) membersamai kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Provinsi Sumatera Barat, pada Jumat (28/2). Kunjungan ini dalam rangka Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2019-2020. Hadir dalam acara tersebut 18 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII H. M. Ihsan Yunus (Fraksi PDIP), dengan anggota tim Laksdya TNI (Purn) Moeklhlas Sidik (Fraksi Gerindra), H. Marwan Dasopang (Fraksi PKB), M. Hasbi Asyidiki Jayabaya (Fraksi PDIP), Selly Andriany Gantina (Fraksi PDIP), Ign Kesuma Kelatan (Fraksi PDIP), Umar Bashor (Fraksi PDIP), H. John Kenedy Azis (Fraksi Gerindra), Muhammad Fauzi (Fraksi Gerindra), H. Iwan Kurniawan (Fraksi Gerindra), Hj. Lisda Hendrajoni (Fraksi Nasdem), Muhammad Rapsel Ali (Fraksi Nasdem), H. Maman Imanul Haq (Fraksi PKB), Wastam (Fraksi Demokrat), H. Hasani Bin Zuber (Fraksi Demokrat), Dr. H.M Hidayat Nur Wahid (Fraksi PKS), H. Nurhasan Zaidi (Fraksi PKS), H. MHD Ali Chaidir (Fraksi PAN).

Dalam kesempatan ini BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyampaikan kepada Komisi VIII terkait perkembangan pengelolaan zakat di oleh BAZNAS di Sumatera Barat. Dari Rp3,6 Triliun potensi zakat di Sumatera Barat, sampai saat ini baru terhimpun 120 Milyar yang terkumpul dari 20 BAZNAS Kabupaten/Kota Sumatera Barat, atau tercapai 3,3 % dari potensi. BAZNAS Provinsi Sumatera Barat  sendiri baru berhasil menghimpun 19 Milyar di tahun 2019.

Menanggapi hal ini, salah satu anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Hidayat Nur Wahid menyampaikan dengan persentase umat muslim di Sumatera Barat mencapai 95 % harusnya pengelolaan zakat bisa lebih maksimal.

"Kami meminta kepada Pemerintah Daerah Sumatera Barat agar mencari solusi dan membuat terobosan yang bisa meningkatkan penghimpunan zakat di wilayah Sumatera Barat," ujarnya.

Hidayat menambahkan, Komisi VIII siap menerima masukan untuk memperjuangkan agar pengelolaan zakat kedepan bisa lebih baik dan maksimal dalam pengumpulannya.

Dalam acara tersebut, Direktur Puskas BAZNAS,  Dr. Muhammad Hasbi Zaenal berkesempatan menyerahkan buku hasil karya terbarunya kepada Sekretariat Komisi VIII DPR RI. Harapannya buku yang diserahkan bisa bermanfaat sebagai bahan diskusi Komisi VIII DPR RI, sekaligus menjadi rujukan naskah akademik produk regulasi Komisi VIII, khususnya terkait zakat, kemiskinan dan kesejahteraan sosial.

Puskas BAZNAS