Shalat merupakan ibadah tertinggi bagi pemeluk agama Islam. Kesungguhan dalam upaya memperbaiki shalat adalah salah satu bentuk keseriusan seorang muslim dalam menghamba kepada RabbNya. Nabi Muhammad SAW menyampaikan dalam sabdanya bahwa amalan yang paling pertama dihisab dari seorang hamba adalah ibadah shalat. Jika baik shalatnya, maka baik pula seluruh amalnya, begitupun sebaliknya.

Pada kesempatan pembinaan muallaf di Masjid Al-Quds Desa Muntei pada Minggu (4/7), Ustaz Ramdani Saadillah selaku dai BAZNAS membahas tentang pentingnya memperbaiki shalat. Ramdani menyampaikan bahwa shalat adalah zikir paling agung. Hal ini dikarenakan seseorang sepanjang shalat pada hakikatnya sedang mengingat Allah SWT. Dalam Al-Qur'an surat Thaha ayat 14, Allah berfirman:

اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ

Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.

“Allah menjanjikan bagi setiap hamba yang senantiasa berzikir mengingatNya, maka dengan izinNya akan mendapatkan ketenangan dalam hatinya. Sehingga apabila shalat sudah dilakukan dengan sempurna, berarti kita telah berdzikir dengan baik. Dengan demikian shalat yang merupakan bentuk dzikir teragung itu bisa membuat hati kita tenang. Jika kita sudah shalat tapi tidak berdampak pada ketenangan hati, itu berarti ada yang salah dengan shalat kita." Ujarnya menambahkan.

Selanjutnya Ustaz Ramdani menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan untuk menyempurnakan shalat kita. Di antaranya adalah menghadirkan kekhusyukan hati sepanjang pelaksanaan shalat semaksimal mungkin. Sang ustaz pun melanjutkan “Orang yang khusyu menurut al-Qur'an, adalah ia yang yakin bahwa dirinya akan berjumpa Allah dan yakin bahwa ia akan kembali kepadaNya. Maka dalam shalat yang harus senantiasa diingat adalah bahwa kita akan menghadap Allah, bahwa kita akan mati kembali pada Allah."

Selepas penyampaian materi, dai Mualaf Center BAZNAS (MCB) melanjutkan kegiatan pekan itu dengan pembelajaran membaca al-Qur'an secara klasik bersama-sama menggunakan metode al-Barqy. “Alhamdulillah para mualaf sangat semangat belajar baca Qur'an. Yang sudah pandai menyemangati yang kesulitan. Yang belum pandai, tak malu-malu untuk bersuara walaupun ada yang perlu diperbaiki,” kata ustaz Ramdani menutup pertemuan.

Tidak kurang 20 warga hadir memenuhi tempat yang telah disediakan. Semoga dengan terus berusaha untuk konsisten dalam belajar al-Qur'an walaupun sedikit demi sedikit, para mualaf dapat terus mengalami peningkatan dalam kemampuannya membaca al-Qur'an. Aamiin.

Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id