Dai Mualaf Center BAZNAS (MCB) mengadakan pengajian Iqro dan Qur'an untuk mualaf di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah, Rabu (24/3). Pengajian dilaksanakan di Madrasah At-Tanwir Desa Tuva dan dihadiri enam mualaf dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Di sela-sela kajian mingguan mualaf Desa Tuva, salah seorang mualaf binaan Mualaf Center BAZNAS, Jois meyampaikan rasa syukurnya atas program-program yang dijalankan BAZNAS salah satunya pembinaan mualaf oleh Mualaf Center BAZNAS.

“Alhamdulillah kami bersyukur kepada Allah, mungkin di antara hikmah gempa Palu 28 September 2018 yang lalu adalah banyaknya relawan yang datang di kampung kami Desa Tuva, salah satunya adalah BAZNAS, sehingga sampai saat ini kami masih terus dibina oleh BAZNAS melalui Mualaf Center BAZNAS. Dulu kami tidak pernah mengenal lslam, buta terhadap ajaran-ajaran Islam, dan tidak bisa membaca Al-Qur’an, alhamdulillah sekarang ini sedikit demi sedikit kami bisa membaca Al-Qur’an dan memahami ajaran-ajaran Islam,” ujar Jois.

Selanjutnya Jois menceritakan masa-masa sebelum adanya pembinaan dari BAZNAS.

“Sebelum adanya pembinaan seperti ini, sehari-hari waktu kami hanya dihabiskan di kebun, berpikir pekerjaan, makan dan masalah duniawi semata,” lanjutnya.

“Seolah-olah Allah Subhanahu Wa Ta’ala ingin mengingatkan kami dengan musibah gempa 28 September 2018, kebun kakao kami 4 hektar produktif, ditambah 2 hektar yang masih remaja sampai bisa panen sampai 1 ton kakao tapi sekarang kebun kami sudah tidak ada semuanya habis tidak tersisa terkena likuifaksi.” tambahnya.

Da’i Mualaf Center BAZNAS Ustaz Abdulatif menyampaikan pesan kepada Ibu Jois dan mualaf yang lainnya untuk selalu sabar dalam menjalani hidup ini.

“Rasulullah pun memberi nasihat, orang yang bersabar dan ikhlas ketika ditimpa suatu kehilangan, maka Allah SAW akan memberikan ganti yang lebih baik dari itu. Rasulullah SAW pun mengajrkan kepada kita Doa ketika ditimpa musibah:

‎إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها

Inna lillahi wa inna ilaihi raju‘un. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha.

Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”