Sosok Tangguh Masliah dalam Program ZCD BAZNAS di Desa Jayamekar

  • Diposting oleh : Markom BAZNAS
  • Tanggal : 28/05/2021
  • Masliah kini dirinya bisa hidup berkecukupan usai mengikuti program BAZNAS (Foto: BAZNAS)


    Kehadiran BAZNAS di Desa Jayamekar, Kecamatan Baros, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada akhir 2018 telah mengubah kehidupan Masliah, sosok ibu tangguh dari suami yang bekerja sebagai kuli bangunan. 

     

    Tak pernah terpikirkan oleh Masliah kini dirinya bisa hidup berkecukupan usai mengikuti program Zakat Community Development (ZCD) yang didampingi oleh Rodiah sebagai pendamping program. ZCD BAZNAS telah memberikan solusi dari permasalahan yang cukup berkepanjangan bagi Desa Jayamekar.

     

    Masliah, ibu dari dua anak teringat betul bagaimana ia dan suami berupaya keras mencari jalan agar kebutuhan makan dan sekolah anak terpenuhi. Terlebih sang suami yang bekerja sebagai kuli bangunan membuat pendapatannya tidak menentu. Alhasil, keluarga Masliah kerap kali hanya makan sekali dalam sehari.

     

    Di tengah kesulitan itu, Masliah bahkan rela mengambil pekerjaan sebagai tukang pijat di sekitar rumahnya. Pekerjaan serabutan seperti menjadi buruh cuci bahkan ia lakukan. Pahit dan getirnya kondisi tersebut tak menyurutkan tekad Masliah. 

     

    Namun, di tengah kondisi itu BAZNAS datang menjawab keluh kesah Masliah. Program ZCD BAZNAS menjadi jawaban bagi Masliah untuk memperbaiki kehidupannya. Masliah melihat peluang dan bersemangat ikut dalam pelatihan dan pembinaan program ZCD.

     

    “Saya ikut mendaftar sebagai penerima manfaat ZCD. Saya berharap bisa memperbaiki kehidupan keluarga, bahkan harapannya desa ini juga meningkat kesejahteraannya,” ungkap Masliah membuncahkan harapan.

     

    ZCD BAZNAS membuat UKM pada beberapa fokus bidang usaha. Salah satunya kelompok Rizki Berkah yang berfokus pada produksi olahan buah naga yang melimpah di Desa Jayamekar.

     

    Banyak sekali kebun-kebun yang ditanami buah naga. Selain itu, ada Kelompok Sejahtera dan Kelompok Barokah yang memproduksi aneka cemilan, seperti cokelat tempe, stik tempe, rangginang, dan camilan lainnya. Program BAZNAS ini lantas dikuti Masliah dengan kesungguhan.

     

    Seiring dengan berjalannya waktu, kerja keras dan ketekunan Masliah dalam mengikuti program BAZNAS membuahkan hasil. Secara perlahan usaha produksi sirup, selai, donat, kue kering dari olahan buah naga mulai diminati banyak orang. Pemesanan produk melonjak. Meskipun belum stabil, namun pendapatan Masliah kini jauh lebih baik daripada sebelumnya.

     

    “Anak-anak sekarang sudah bisa diberi uang saku buat jajan kalau mau sekolah meskipun tidak besar,” ucap Masliah merendahkan hati.

     

    Masliah bertekad untuk terus mengembangkan usahanya dan terus berinovasi di Kelompok Rizki Berkah Desa Jayamekar. Ia yakin selama bersungguh-sungguh, berdoa, dan bersyukur, semua usahanya pasti akan sampai pada titik keberhasilan.

BAYAR ZAKAT