"https://baznas.go.id/11"

Paket Logistik Keluarga untuk Suyanto

  • Diposting oleh : Markom
  • Tanggal : 12/04/2020
  • Tim Layanan Aktif BAZNAS saat menemui Suyanto di kontrakannya di Kawasan Bogor, Sabtu (11/4/2020).


    Suyanto, Bapak paruh baya kelahiran Malang, Jawa Timur 55 tahun yang lalu ini sudah hampir 20 tahun mengadu nasib di Kota Bogor, sebagai pengayuh becak profesi ini ia pilih karena ini lah satu-satunya kemampuan yang ia miliki pada saat itu. Bertekad mengadu nasib di kota orang dan meninggalkan istri beserta anaknya di kampung, namun kenyataan yang ia dapatkan untuk bisa membahagiakan keluarganya tidak berjalan mudah. 

    Bahkan untuk pulang ke kampung halaman barang satu tahun sekali Suyanto harus berfikir panjang, ia lebih memilih mengirimkan saja uangnya daripada dibelikan tiket untuk kepulangannya, berat ia tuturkan menahan rindu kepada istri dan anaknya sejak lama. Berbekal alat komunikasi sederhana yang ia miliki saat ini, itulah cara Suyanto melepas rindu dengan keluarga di kampung halaman.

    Tinggal seorang diri di kontrakan berukuran 3 x 2 meter di wilayah Bogor Barat Suyanto selalu bersyukur dengan keadaannya sekarang. 

    `Saya tidak pernah menyalahkan siapapun atas kondisi saya saat ini. Karena saya sangat meyakini, Allah tidak merencanakan sesuatu yang tidak ada maksud dan tujuannya. Jadi tetap tawakal saja, berserah diri untuk rencana-rencana Allah,` ucapnya.

    Pasar Anyar kota Bogor dan sekitarnya adalah tempat biasa pria yang akrab disapa Yanto ini mencari penumpang. Sebelum maraknya pembatasan sosial di masyarakat wilayah Bogor, dalam sehari menarik becak, Yanto bisa mendapatkan lebih kurang Rp50.000.  

    `Setelah diberlakukannya pembatasan sosial di wilayah Bogor, mendapatkan satu tarikan penumpang dalam sehari saja saya sudah sangat bersyukur. Bahkan beberapa hari terakhir saya sama sekali tidak mendapatkan penumpang,`tuturnya lirih.

    Namun secercah semangat muncul saat Yanto didatangi Tim Layanan Aktif BAZNAS terkait program Paket Logistik Keluarga di kontrakannya. Terlihat Yanto tak kuasa menutupi kegembiraanya. Ia merasa terharu karena dalam himpitan kondisi ekonomi saat ini, masih ada celah rejeki untuk menyambung kebutuhan logistiknya dalam kondisi saat ini. Lewat Paket Logistik Keluarga, BAZNAS menyalurkan bantuan sembako berupa beras, susu, minyak goreng, kecap, mie instan dan bahan pangan lainnya untuk meringankan beban Yanto.

    Doa dan harap Yanto pun mengiringi langkah tim BAZNAS saat berpamitan pulang agar senantiasa dalam lindungan Allah pada setiap penugasan. Terima kasih Pak Yanto, semoga BAZNAS selalu amanah dalam perjuangan untuk melayani dan membantu masyarakat yang membutuhkan. 

     

    Rep: Tim Layanan Aktif BAZNAS

     

BAYAR ZAKAT