Sambut Bulan Muharam, Dai BAZNAS Ajak Mualaf Puasa Asyura

  • Diposting oleh : Muallaf Center
  • Tanggal : 20/08/2021
  • Sambut Bulan Muharam, Dai BAZNAS Ajak Mualaf Puasa Asyura


    Momen-momen titik puncak pergantian waktu dan tahun merupakan suatu hal yang biasa dalam ajaran agama Islam. Baik itu pergantian tahun Syamsiyah (Masehi) maupun Qomariyah (Hijriyah) tidak memiliki keistimewaan tersendiri kecuali apa yang telah Allah dan Nabi Muhammad wariskan kepada umatnya. Terlebih dari bab ibadah, perlu ada kehati-hatian khusus dalam mengerjakan suatu amalan.

    Memasuki bulan Muharram 1443 Hijriyah, dai Mualaf Center BAZNAS (MCB) kembali menggelar pengajian mingguan kepada segenap mualaf binaan di Dusun Peinning Buttet, Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Ahad (9/8) lalu. Tema ceramah agama pada kesempatan ini membahas seputar keistimewaan bulan Muharram yang merupakan bulan pertama dalam penanggalan kalender Hijriyah.

    Ustaz Ramdani lebih jauh menjelaskan dalam ceramahnya. “Bulan Muharram menjadi istimewa dalam kalender Islam bukan karena ia menjadi bulan pertama seperti bulan Januari dalam kalender Masehi. Melainkan karena bulan ini Allah sendirilah yang mengistimewakannya. Dalam sebuah hadits Rasulullah mengatakan bahwa bulan ini menjadi bulang yang Allah sebut sebagai Syahrullah atau bulannya Allah. Hal ini berbunyi sebagaimana dalam hadits riwayat Muslim: أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم. Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah Syahrullah, Bulan Muharram.”

    “Terlepas dari beragam ibadah yang dalam beberapa pendapat ulama masih terdapat perbedaan. Ada satu amalan yang seluruh ulama sepakat untuk bisa kita jalani. Ibadah tersebut adalah puasa hari Asyura.” sambung dai MCB ini.

    “Puasa Asyura singkat cerita adalah satu rangkaian puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Insya Allah dengan mengerjakan keduanya, kita bisa mendapat ganjaran berupa dihapuskannya dosa dan kesalahan satu tahun ke belakang.”

    Tidak lupa Ustaz Ramdani menyampaikan kapan jatuhnya kedua tanggal tersebut. Sebagai penutup sesi ceramah pagi hari itu, sekali lagi ia menekankan dan mengajak segenap hadirin untuk mengagendakan berpuasa pada kedua hari tersebut.

>
BAYAR ZAKAT