Petan Binaan BAZNAS Manfaatkan Keong Mas Sebagai Pupuk Tambahan

  • Diposting oleh : Humas BAZNAS RI
  • Tanggal : 11/11/2022
  • Bagikan :

Petan Binaan BAZNAS Manfaatkan Keong Mas Sebagai Pupuk Tambahan


Petani Binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memanfaatkan keong mas sebagai pupuk tambahan bagi pertumbuhan padi organiknya. Selain mengurangi  hama yang  menyerang pada tanaman padi organik saat tanam sampai usia 20 hari setelah tanam, juga dapat dimanfaatkan keong mas sebagai pupuk tambahan dalam bentuk pupuk cair melalui Mikroorganisme Lokal. 

Kegiatan pengambilan keong mas di lahan sawah milik  Mudin ( 53 Tahun) dengan luasan lahannya 1 ha, di mana varietas yang akan di tanam yaitu Ciherang dan Jaliteng. Saat ini beliau masih tergabung di Kelompok Tani Berkah Tani yang berlokasi di Desa Cimanggu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. 

Keong mas merupakan hama yang cukup meresahkan petani. Hama ini biasanya menyerang padi pada waktu pagi dan sore hari dengan stadia pertumbuhan pada masa vegetatif awal atau bibit muda. Serangan dilakukan  dengan cara memakan bibit muda sehingga mengakibatkan tanaman rusak dan pertumbuhan terhambat. 

Mekanisme penanggulangan keong mas dalam budidaya padi di Kelompok Tani binaan BAZNAS cukup berbeda dengan petani konvensional umumnya salah satunya mudin sengaja mengumpulkan hama keong dari lahan sawah.

Proses pengumpulan keong mas menggunakan tangan serta perangkap diantaranya dengan daun pepaya. Nantinya setelah cukup banyak keong masnya, akan dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair dimana metode pembuatannya cukup mudah dan murah serta mengandung kandungan kalsium dan nitrogen yang dibutuhkan oleh tanaman. 

BAYAR ZAKAT