Kegiatan Ekspedisi Destana Tsunami regional Jawa resmi dibuka pada Jumat (12/7/2019). Opening Ceremony Ekspedisi Destana digelar di Pantai Boom, Kabupaten Banyuwangi – Jawa Timur. Pembukaan kegiatan Ekspedisi Destana ini ditandai dengan pelepasan tukik ke laut yang dilakukan secara simbolis oleh Letjen. Doni Monardo yang merupakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Pelepasan tukik ini juga diikuti oleh seluruh kepala Lembaga/organisasi kemanusiaan yang terlibat dalam kegiatan Ekspedisi Destana. Dalam hal ini Direktur BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Aditya Mandana Putri berkesempatan melepas langsung tukik ke laut bersama Kepala BNPB. Pelepasan tukik ke laut ini menjadi simbol bahwa segenap relawan penanggulangan bencana Indonesia telah berikrar untuk menjadi relawan bela alam yang senantiasa mengupayakan kelestarian alam sekitar sebagai bentuk pengurangan risiko bencana.

 

Setelah meresmikan Ekspedisi Destana, Kepala BNPB melepas peserta Ekspedisi Destana Tsunami segmen Jawa Timur yang ditandai dengan penyerahan pataka. Kegiatan Ekspedisi Destana pada segmen Jawa Timur ini akan dilakukan pada tanggal 13 – 23 Juli 2019 dimulai dari Kabupaten Banyuwangi dan berakhir di Kabupaten Pacitan. Para peserta Ekspedisi Destana termasuk tim BAZNAS Tanggap Bencana pun segera bergerak menuju ke titik pertama yang terletak di Desa Mojopanggung, Kabupaten Banyuwangi.

Dalam kegiatan ekspedisi Destana ini, BAZNAS Tanggap Bencana memberikan edukasi kesiapsiagaan di Masjid/Musholla setempat. Selain memberikan edukasi kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tsunami, tim BAZNAS Tanggap Bencana juga mengajak masyarakat untuk berdiskusi dan menentukan titik kumpul serta jalur evakuasi di wilayah setempat. Masyarakat pun dengan semangat menempelkan sticker penunjuk arah jalur evakuasi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat mengetahui jalur evakuasi dan memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tsunami.