BAZNAS Tanggap Bencana sebagai mitra strategis BNPB terlibat dalam kegiatan Ekspedisi Destana Tsunami yang diselenggarakan oleh BNPB. Kegiatan Ekspedisi Destana ini dimaksudkan sebagai aksi nyata untuk melindungi masyarakat di daerah rawan bencana tsunami khususnya di pesisir selatan Pulau Jawa. Dengan demikian rute ekspedisi melintasi sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa, dimulai dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan berakhir di Provinsi Banten. Rute ekspedisi tersebut akan ditempuh selama 34 hari (13 Juli – 17 Agustus 2019).

Dalam perjalanan ekspedisi Destana, tim akan menelusuri 5. 744 Desa untuk menguatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tsunami. Adapun Kabupaten/Kota yang dilintasi dalam Ekspedisi Destana ini meliputi;

Provinsi Jawa Timur :

  1. Banyuwangi
  2. Jember
  3. Lumajang
  4. Malang
  5. Blitar
  6. Tulungagung
  7. Trenggalek
  8. Pacitan

Provinsi Jawa Tengah:

  1. Gunung Kidul
  2. Bantul
  3. Kulon Progo
  4. Purworejo
  5. Kebumen
  6. Cilacap

Provinsi Jawa Barat:

  1. Pangandaran
  2. Tasikmalaya
  3. Garut
  4. Cianjur
  5. Sukabumi

Provinsi Banten:

  1. Lebak
  2. Pandeglang
  3. Cilegon
  4. Serang

Dalam ekspedisi Destana ini, BAZNAS Tanggap Bencana mengambil bagian untuk memberikan edukasi kesiapsiagaan tsunami di sejumlah fasilitas publik seperti sekolah, pasar ataupun masjid. Sejumlah alat peraga Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) seperti paket tas siaga, poster dan sticker jalur evakuasi dipersiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Untuk mendukung kegiatan Ekspedisi Destana ini, BAZNAS Tanggap Bencana menurunkan 4 tim yang akan bertugas di masing-masing segmen (Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten). Tim pertama yang akan bertugas di segmen Jawa Timur telah diberangkatkan pada Rabu (10/7/2019) menuju pos pertama di Banyuwangi.