(Sabtu, 11 Mei 2019, Cimahi) Maraknya ojek berbasis online merupakan salah satu solusi bagi masyarakat yang menghendaki moda transportasi yang cepat dan mudah. Mengingat tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi ini, maka tidak heran jika begitu banyak ojek online yang lalu lalang di jalan raya untuk mengantar dan menjemput penumpang. Namun, dalam sela-sela aktivitas mengantar dan menjemput penumpang, tidak tak jarang para pengemudi ojek online ini juga bertindak sebagai pihak yang pertama sigap menaggapi kejadian kecelakaan lalu lintas di sekitar mereka.

Niat dan tindakan baik para pengemudi ojek online untuk memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas ini yang menginsipirasi tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Jawa Barat untuk membuat latihan singkat praktek dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan atau yang disingkat P3K. Pelatihan P3K atau yang juga dikenal dengan sebutan Medical First Responder (MFR) yang dilaksanakan di Jalan Pesantren Cibabat Kota Cimahi. Pelatihan ini dihadiri oleh 30 orang pengemudi ojek online (Grab Gojek) yang juga tergabung dalam BOSC (Baraya Online Solid Cimahi).

Pelatihan diberikan langsung oleh Kang Reza Rakasiwi selaku tim Respon Tanggap Darurat Baznas Tanggap Bencana Jawa Barat yang juga menjadi salah satu unsur BPBD Jawa Barat. Dalam pelatihan ini peserta diberikan materi dan latihan praktek cara memberikan P3K yang baik dan benar kepada korban kecelakaan lalu intas.

  

"Latihan ini benar-benar bermanfaat buat kami yang memang tiap hari di jalanan, niat kami besar buat nolong sesama, tapi karena kami kadang ga ngerti ilmu nya jadi kami juga agak takut juga kalo nemuin kasus kecelakaan di jalan raya, tapi berkat latihan dari tim BTB Jabar ini, kami jadi berani untuk menolong" ujar Iyan Mulyana selaku pengemudi Ojek Online.

Kegiatan latihan ini diakhiri dengan pemberian Ta'jil dari BAZNAS Jawa Barat dan buka puasa bersama pengemudi ojek online, relawan BTB dan LAB Jawa Barat. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menggerakan potensi pengemudi ojek online sebagai garda terdepan relawan kemanusiaan di jalanan.

(Sabtu, 11 Mei 2019, Cimahi) Maraknya ojek berbasis online merupakan salah satu solusi bagi masyarakat yang menghendaki moda transportasi yang cepat dan mudah. Mengingat tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi ini, maka tidak heran jika begitu banyak ojek online yang lalu lalang di jalan raya untuk mengantar dan menjemput penumpang. Namun, dalam sela-sela aktivitas mengantar dan menjemput penumpang, tidak tak jarang para pengemudi ojek online ini juga bertindak sebagai pihak yang pertama sigap menaggapi kejadian kecelakaan lalu lintas di sekitar mereka.

Niat dan tindakan baik para pengemudi ojek online untuk memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas ini yang menginsipirasi tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Jawa Barat untuk membuat latihan singkat praktek dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan atau yang disingkat P3K. Pelatihan P3K atau yang juga dikenal dengan sebutan Medical First Responder (MFR) yang dilaksanakan di Jalan Pesantren Cibabat Kota Cimahi. Pelatihan ini dihadiri oleh 30 orang pengemudi ojek online (Grab Gojek) yang juga tergabung dalam BOSC (Baraya Online Solid Cimahi).

Pelatihan diberikan langsung oleh Kang Reza Rakasiwi selaku tim Respon Tanggap Darurat Baznas Tanggap Bencana Jawa Barat yang juga menjadi salah satu unsur BPBD Jawa Barat. Dalam pelatihan ini peserta diberikan materi dan latihan praktek cara memberikan P3K yang baik dan benar kepada korban kecelakaan lalu intas.

"Latihan ini benar-benar bermanfaat buat kami yang memang tiap hari di jalanan, niat kami besar buat nolong sesama, tapi karena kami kadang ga ngerti ilmu nya jadi kami juga agak takut juga kalo nemuin kasus kecelakaan di jalan raya, tapi berkat latihan dari tim BTB Jabar ini, kami jadi berani untuk menolong" ujar Iyan Mulyana selaku pengemudi Ojek Online.

Kegiatan latihan ini diakhiri dengan pemberian Ta'jil dari BAZNAS Jawa Barat dan buka puasa bersama pengemudi ojek online, relawan BTB dan LAB Jawa Barat. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menggerakan potensi pengemudi ojek online sebagai garda terdepan relawan kemanusiaan di jalanan.

 

Reported : Baznas Tanggap Bencana