Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak Jumat (6/12) sore hingga malam hari. Derasnya air hujan mengakibatkan air Sungai Cimandur dan Ciusul meluap dan merendam puluhan rumah di Desa Bayah Timur, Desa Bayah Barat dan Desa Cimancak, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Ketinggian air yang merendam rumah warga bervariasi mulai dari 10 – 60 cm.

Sedangkan Desa Citorek yang terletak di wilayah Kecamatan Cibeber menjadi lokasi yang terkena bencana banjir bandang paling parah dengan ketinggian air mencapai 100 – 150 cm. Selain diterjang banjir bandang, sejumlah titik wilayah Desa Citorek juga tertimbun longsor dan mengakibatkan jembatan rusak dan menutup jalan raya poros Desa Citorek sehingga akses jalan ke Desa Citorek.

Menanggapi kejadian ini, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) segera bergerak cepat menuju lokasi pada Sabtu (7/12). Tim BAZNAS Tanggap Bencana bergerak bersama BPBD, BASARNAS, TNI dan Polsek setempat untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan 9 orang pekerja tambang yang tertimbun longsor di area pertambangan emas, Desa Citorek. Sempat dinyatakan hilang, pada Minggu (8/12), 9 orang pekerja tambang dilaporkan telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Selain membantu operasi evakuasi korban, tim BAZNAS Tanggap Bencana juga melakukan aksi pembersihan jalan raya poros Desa, rumah-rumah warga dan sejumlah sekolah. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan untuk menghindari bakteri-bakteri yang muncul akibat material banjir.

Hingga hari ini, tim BAZNAS Tanggap Bencana masih bertahan di lokasi bencana untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat terdampak sehingga masyarakat dapat segera pulih sedia kala.

MEDIA SOSIAL
——————————————
IG dan Twitter : @baznas_btb
FB : BAZNAS tanggap rencana
Web : http://www.btb.baznas.go.id