Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pada tahun 2018 lalu, Sulawesi Tengah mengalami kejadian bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. Serangkaian kejadian bencana ini menelan ratusan korban jiwa, menimbulkan kerugian material dan juga menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Berkaca pada pengalaman tersebut, ketangguhan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana menjadi hal penting yang perlu dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah.

Oleh karena itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana berupaya mendorong terwujudnya ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui program Kampung Tanggap Bencana.

Kegiatan Kampung Tanggap Bencana dilaksanakan di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Pembentukan Kampung Tanggap Bencana yang dilaksanakan selama satu bulan ini meliputi kegiatan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Tanggap Bencana, sosialisasi, pendampingan dan simulasi kejadian bencana. Pokja Kampung Tanggap Bencana yang dibentuk terdiri dari perwakilan unsur-unsur masyarakat seperti pengurus RT/RW, Organisasi Masyarakat (karang taruna, perkumpulan PKK, Pokdarwis) dan tokoh masyarakat.

Pokja Kampung Tanggap Bencana ini kemudian dibagi menjadi tim pemantau, tim informasi, tim evakuasi, tim medis, tim logistik dan pengungsian. Keberadaan Pokja Kampung Tanggap Bencana ini diharapkan dapat menjadi tim siaga bencana yang menggerakan upaya penanggulangan bencana di Desa Tuva.

Setelah Pokja Kampung Tanggap Bencana terbentuk, tim BAZNAS Tanggap Bencana memberikan pendampingan yang terdiri dari materi pembuatan kajian risiko bencana, pembuatan peta jalur evakuasi, pembuatan sistem peringatan dini dan rencana aksi pengurangan risiko bencana. Berdasarkan hasil kajian risiko bencana, wilaha Desa Tuva memiliki ancaman bencana banjir yang tinggi. Hal ini dilihat dari letak Desa Tuva yang berada di sepanjang bibir sungai. Oleh karena itu, kegiatan simulasi kejadian bencana mengambil setting bencana banjir.

Kegiatan simulasi ini tidak hanya melibatkan Pokja Kampung Tanggap Bencana tetapi juga seluruh masyarakat Desa Tuva. Simulasi kejadian bencana diawali dengan adanya sistem peringatan dini banjir. Setelah adanya peringatan dini tim pokja berperan sesuai dengan tugas masing-masing. Setelah semua warga sudah di evakuasi ke titik kumpul tim pokja terus melakukan koordinasi.

Pada saat peringatan banjir sudah di dinyatakan aman oleh pihak berwenang maka ketua pokja mengumumkan peringatan banjir telah dicabut dan menghimbau kepada warga untuk kembali ke rumah masing-masing. Kegiatan ditutup dengan pelantikan Pokja Kampung Tanggap Bencana oleh Kepala Desa Tuva.

Dengan dibentuknya Kampung Tanggap Bencana Desa Tuva ini, maka terhitung telah ada 15 Kampung Tanggap Bencana yang terbentuk di seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian, maka bertambah pula jumlah kelompok masyarakat yang memiliki kapasitas pengurangan risiko bencana sehingga dampak kejadian bencana dapat ditekan.

 

 

 

Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id