Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan Cendekia Expose pada Rabu, (8/12). Acara tersebut diselenggarakan secara daring dan dihadiri oleh sejumlah praktisi pendidikan seperti, Penjamin Mutu Pendidikan Kemendikbud Ristek Aulia Wijiasih, Kepala MAN Insan Cendekia Serpong Dr Abdul Basith dan Pakar Pendidikan islam Ahmad Slamet.

Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) Ahmad Kamaluddin Afif mengatakan, kegiatan ini menjadi syiar zakat untuk pendidikan berkualitas, dengan harapan SCB dapat menjadi solusi pendidikan bagi dhuafa yang berprestasi.

"BAZNAS mendorong terciptanya pendidikan berkualitas, melalui Sekolah Cendekia BAZNAS diharapkan mampu menghasilkan alumni yang memiliki keseimbangan antara intelktual dan spiritual untuk mencetak generasi pemimpin negeri," katanya.

Cendekia Expose yang diselenggarakan BAZNAS merupakan kegiatan tahunan yang menjadi momentum bedah kurikulum dengan mengundang pakar serta masyarakat umum khususnya yang bergelut dalam pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pengajaran.

PMP Kemendikbud Ristek, Aulia Wijiasih menjelaskan bahwa pendidikan harus mencakup segala aspek yang ada, baik itu lingkungan sekitar, orang tua, guru dan siswa, semuanya mutlak berkontribusi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.

“SCB harus dapat menjembatani semua penunjang pendidikan, dengan penghimpunan orang tua yang ada dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa maka akan menjadikan sekolah yang sesuai hakikat tujuan pendidikan," katanya.

Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan sekolah bebas biaya untuk siswa dhuafa, dalam 5 tahun berjalan sekolah ini telah mendapatkan berbagai prestasi baik nasional maupun internasional. Kualitas pendidikan dibuktikan dengan raihan predikat A dalam akreditasi pertamanya.

Sekolah yang berlokasi di Cibungbulang Kab Bogor, Jawa Barat ini sedang membuka pendaftaran siswa baru hingga Januari 2022 melalui link bit.do/SIMAKSCB2022 atau melalui website cendekiabaznas.sch.id dengan narahubung 085782771555.

Terkait