Sekolah Cendekia BAZNAS terus mengukir prestasi, salah satunya dalam bidang literasi. Hal ini terbukti dengan raihan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional yang diselenggarakan Nyalanesia.

Literasi siswa dan guru menjadi fokus Sekolah Cendekia BAZNAS, hal ini terlihat dari banyaknya buku yang telah diterbitkan serta mendapatkan ISBN, di antaranya buku Membangun Karakter Mengoptimalkan Potensi Berbagi Pengalaman Mengabdi (Penerbit Republika), Kumpulan Fabel Cerita Tentang Persahabatan (Penerbit Republika), Para Perindu Mahkota (Memoar Santri Tahfidz BAZNAS) (Penerbit IPB Press), Untaian Cita Cendekia (Penerbit IPB Press),  Pigura di Dinding Cendekia (Untaian Cita Mutiara Nusantara) (Penerbit IPB Press), dan Antologi Puisi Merajut Benang Harapan (penerbit Kekata Group) yang mendapuk Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai Sekolah Aktif Literasi Nasional.

Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS, Ahmad Kamaluddin Afif, MM menjelaskan bahwa penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional menjadi pelecut semangat sekolah dan siswa untuk meneruskan tren kebaikan dalam hal menulis.

“Penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional menjadi sumbu semangat bagi seluruh civitas akademika sekolah untuk meneruskan giat literasi,” ujar Ahmad.

Selain itu Ahmad juga menjelaskan bahwa penghargaan ini tidak lepas dari dedikasi seluruh siswa dan tenaga pendidik yang terus berinovasi dalam dunia pendidikan.

“Alhamdulillah prestasi ini menjadi hasil dedikasi kami dalam literasi khususnya mengikutsertakan siswa dalam gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional yang diselenggarakan Nyalanesia,” kata Ahmad.

Sementara itu Koordinator Literasi Sekolah Cendekia BAZNAS, Dewi Astuti, menjelaskan bahwa program literasi diajarkan kepada seluruh siswa/i agar mereka lebih akrab dan memahami pentingnya literasi.

“Beragam program peningkatan kapabilitas literasi siswa Sekolah Cendekia BAZNAS terus digiatkan. Selain menyediakan perpustakaan dengan koleksi lengkap, berbagai program seperti OBOR (One Book One Review) serta ekstrakulikuler Digital Literasi juga dihadirkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam literasi," kata Dewi.

 

 

 

 

 

 

Terkait