Saat waktu istirahat sekolah, Zaidan terlihat sedang membaca buku di depan halaman Masjid Ahbabullah. Ia asik membaca lembar demi lembar kisah siswa Sekolah Cendekia BAZNAS yang terkumpul dalam bentuk buku. Buku Pigura di Dinding Cendekia, salah satu buku yang saat ini dibacanya. Buku yang menurutnya sangat menginspirasi untuk terus semangat belajar meraih pendidikan di SCB.

Dari sejumlah kisah siswa yang tercantum dalam buku itu, Zidan tertarik membaca tulisan yang berjudul ‘AR- RIMAYAH: Mengubah Lemah Menjadi Gagah’. Kisah siswa yang menceritakan perjuangan Sarah Al Zajirah melewati masa sulit setelah ditinggalkan ayahnya. Sekolah Cendekia BAZNAS telah menyelamatkan masa depan Sarah untuk tetap melanjutkan pendidikan gratis. Ia terus berjuang tumbuh, mengembangkan diri menjadi siswa yang berprestasi. Sarah menjadi salah satu siswa berprestasi lomba Panahan.

Buku Pigura di Dinding Cendekia merupakan buku inspiratif perjuangan putra-putri terbaik dalam rangka mencari potensi diri, menghasilkan karya-karya yang diakui oleh masyarakat. Buku ini terbit pada bulan Desember 2019.

Bagi Zidan, kisah perjuangan Sarah itu memotivasi dirinya untuk terus belajar mengembangkan diri agar berprestasi di Sekolah Cendekia BAZNAS. Tahun ini dia baru saja naik ke kelas 8. Ia siap menghadapi lembaran baru untuk menunjukkan potensi terbaiknya di SCB.

Siswa asal Bekasi ini memiliki hobi membaca buku, dalam sehari ia bisa dua kali membaca buku. Menurutnya dengan membaca buku dia akan lebih banyak mengetahui perjuangan. Ada pesan yang tersirat dalam benaknya, bahwa melalui membaca ia bisa lebih mengevaluasi diri agar lebih bersemangat menuntut ilmu. Ia ingin sekali suatu saat nanti kisah perjuangannya bisa diabadikan dalam buku.