Menjadi penghafal Al-Qur’an menjadi tantangan tersendiri, tak terkecuali dengan Bunga Melati yang merupakan santri tahfiz di Sekolah Cendekia BAZNAS Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ada banyak cerita di balik perjalanan Bunga untuk bisa menghafal Al-Qur’an. Selama menjadi santri tahfiz di SCB, kegiatan selama menghafal Al-Qur’an dilaksanakan selama 2 kali dalam sehari dimulai dari pagi hari dan sore hari. Dengan berbagai aktivitas yang ia jalani sambil menghafal Al-Qur’an tetap terjalan dengan baik selama menjadi santri tahfiz di SCB.

Selama pembelajaran jarak jauh akhir bulan lalu, Bunga merasakan perbedaan menghafal Al-Qur’an di rumah dan di SCB. Bunga merasa lebih fokus jika belajar menghafal AL-Quran di SCB, karena dibimbing langsung oleh ustaz dan ustazah, dan bisa menghafal bersama teman-teman.

Selama menjadi santri tahfiz di SCB Bunga tetap memiliki keinginan untuk mewujudkan cita-cita selain menjadi seorang hafizah. Bunga ingin melanjutkan pendidikan kedokteran, karena cita-cita yang Bunga inginkan ialah menjadi dokter. Walaupun saat ini Bunga menjadi santri tahfiz semangat untuk belajar ilmu lain masih ada pada diri Bunga.

Bagi Bunga Melati kelahiran Bogor, 29 Maret 2001 tentunya terdapat kendala dalam setiap menghafal Al-Qur’an. Menurut Bunga, kendala yang dihadapi dalam menghafal Al-Qur’an di antaranya sulitnya membagi waktu dengan kegiatan lain selain menjadi santri tahfidz.

Kegiatan yang Bunga lakukan setiap harinya yaitu kegiatan mengaji bersama dengan masyarakat dan keluarga yang dilaksanakan rutin setiap malam hari. Selain itu Bunga mengajar les private untuk membantu masyarakat sekitar yang ingin melanjutkan sekolah dengan syarat harus mampu menghafal surat An-Naba’ dan An-Nazi’at. Bagi Bunga kegiatan di luar selain menjadi tahfiz tetap dapat terkendali dengan baik.

Dukungan dari orang tua tentunya berpengaruh untuk kelancaran Bunga menghafal Al-Qur’an dengan ridho orang tua tentunya akan terasa lebih mudah untuk menghafal Al-Qur’an.

“Tidak ada alasan untuk telat menghafal Al-Qur’an, pada awalnya dari Bunga sendiri merasa terlambat karena sudah berumur 19 tahun. Akan tetapi saat dijalani sebagai santri tahfiz tidak sama sekali terlambat, karna ada juga yang lebih terlambat dari Bunga sendiri. Menghafal Al-Qur’an itu tidak ada kata terlambat sama sekali jika Allah memberi hidayah untuk bisa menghafal Al-Qur’an segerakanlah menghafal jangan sampai berhenti di tengah jalan," ucap Bunga. (Humas dan CC SCB)

Terkait

  • Lainnya

  • Bayar Zakat

DAFTAR REKENING ZAKAT BAZNAS

BRI Syariah 1000783214
BNI Syariah 0095555554
Bank Muamalat 3010070753
BSM 7001325498
BCA 6860148755
Bank Mandiri 0700001855555
CIMB Niaga Syariah 860000148800
Bank Mega Syariah 1000015559

an. BAZNAS

Untuk informasi daftar rekening lainnya, silahkan klik baznas.go.id/rekening

Atau melalui layanan zakat digital BAZNAS
1⃣ Website : baznas.go.id/bayarzakat
2⃣ Kitabisa : kitabisa.com/baznas
3⃣ Tokopedia : bit.ly/zakat-tokopedia
4⃣ Bukalapak : bit.ly/zakat-bukalapak
5⃣ Shopee : bit.ly/shopee-baznas

Konfirmasikan bukti transfer zakat dan infak Anda melalui:

Contact Centre BAZNAS
Whatsapp: +6287877373555
Telf: +62 21- 3904555
Email: [email protected]

Atau klik link :
bit.ly/KonfirmasiZakatBAZNAS

#ZakatTumbuhBermanfaat
http://baznas.go.id