Kegiatan Business Model Canvas (BMC) yang diikuti siswa kelas X Sekolah Cendekia BAZNAS diadakan secara daring, melalui Zoom meeting, Kamis (4/2). Dalam sambutannya, Plt. Kepala Sekolah SCB, Ahmad Kamaluddin berpesan agar kemampuan bisnis pengusaha muda SCB dapat menjadi kebermanfaatan orang banyak.

"Jika orang lain hanya mengubah sampah menjadi rupiah, maka kita menambahkan tujuan akhir adalah menjadi berkah," katanya.

Ia juga mendorong para siswa untuk memiliki cita-cita yang tinggi agar mampu mengubah perekonomian negara melalui kewirausahaan. "Dalam sebuah atsar dan hadis dikatakan bahwa 9 dari 10 pintu rizki ada dalam perdagangan," kata Ahmad menambahkan.

 

 

 

Business Model Canvas termasuk dalam kurikulum kewirausahaan yang ditempuh siswa di tingkat akhir SMP. Setiap siswa membuat ide bisnis dari materi dan pengamatan selama mengikuti kelas kewirausahaan atau cendekia entrepreneurship class (CEC).

CEC menjadi program unggulan dari pendidikan kewirausahaan selama tiga tahun di SCB. Pada BMC hari ke-1 siswa kelas 9 secara bergantian mempromosikan konsep bisnisnya, seperti dendeng balado khas Sumatera Barat oleh Abdillah dan cemilan brule boom oleh Amah. Pembina CEC, Maya Nurindrasari mengapresiasi kreativitas siswa untuk memyajikan berbagai konsep produk.

"Peserta sidang juga menyajikan produk yang sangat layak dipasarkan dan mampu bersaing di masa saat sekarang ini, saya berharap mereka mampu merealisasikannya dan menjadi pengusaha sukses dunia akhirat seperti Rasulullah," tutur Maya.