Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta bersinergi dengan Puskesmas Sewon II dalam program Pendampingan Kesehatan Jiwa, melakukan pendampingan kepada kader sehat jiwa dengan psikoedukasi, di Kelurahan Bangunharjo Sewon Bantul, Kamis (3/6).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai kader sehat jiwa di wilayah Kelurahan Bangunharjo. Tingginya jumlah ODGJ di Bantul yang mencapai 3.875 jiwa menjadi salah satu dasar diadakannya pelatihan ini. Sebanyak 28 orang turut terlibat dalam kegiatan pelatihan.

Acara diawali dengan sambutan dari pihak desa dan puskesmas, dilanjut pemberian materi psikoedukasi dari Psikolog Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta terkait tanda-tanda ataupun perubahan perilaku yang mengarah ke arah gangguan jiwa serta bagaimana menjadi kader sehat jiwa yang baik dan diakhiri dengan pembentukan pengurus kader sehat jiwa di Kelurahan Bangunharjo serta pembuatan grup WhatsApp untuk berkoordinasi.

Seorang kader sehat jiwa tidak harus seorang tenaga medis ataupun psikolog. Orang yang menjadi kader sehat jiwa harus memiliki jiwa prososial yaitu ingin membantu, berbuat baik untuk orang lain dengan ikhlas, peka, peduli, dapat memberikan rasa aman dan nyaman tidak menghakimi, mendengarkan tanpa menilai, penerimaan yang luas, sabar tidak mudah larut dalam emosi serta mampu menjaga kerahasiaan.

Peran seorang kader sehat jiwa antara lain sebagai agen deteksi dini kesehatan mental, agen pendataan orang yang beresiko mengalami gangguan jiwa, agen percontohan hidup sehat jiwa, agen promosi dan edukasi kesehatan jiwa pasien, tangan kanan keluarga pasien. Batasan seorang kader sehat jiwa yaitu tidak mendiagnosis dan tidak memberi terapi. Semoga dengan kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan kader sehat jiwa di Kelurahan Bangunharjo serta menjadi bentuk kontribusi positif zakat dalam mengatasi masalah kesehatan jiwa.