Rumah Sehat BAZNAS Parigi Moutong memberikan pelayanan kesehatan di Desa Lombok Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, pada Sabtu (22/5). Kegiatan ini termasuk dalam program Unit Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang bekerja sama dengan pemerintah desa setempat.

Demi menjangkau wilayah itu, membutuhkan waktu sekitar 8-9 jam perjalanan dengan menggunakan mobil ke Desa Tinombo lalu dilanjutkan menggunakan motor gunung melewati beberapa gunung dengan jalan terjal dan berbatu.

Desa Lombok Barat merupakan desa yang penduduknya termasuk Suku Lauje yang masih sangat primitif. Kelompok masyarakat di sini tergolong dalam komunitas adat terpencil di Kabupaten Parigi Moutong. Masyarakat Suku Lauje masih memegang erat adat istiadat nenek moyang mereka dan sebagian besar belum bisa berbahasa Indonesia serta belum bisa membaca dan menghitung.

Kegiatan yang dilakukan oleh tim Rumah Sehat BAZNAS selama 2 hari di Desa Lombok Barat yaitu, pemeriksaan kesehatan umum dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 266 orang, pemeriksaan tumbuh kembang balita dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 63 orang, pemeriksaan ibu hamil penerima manfaat sebanyak 8 orang, Pelayanan KB penerima manfaat sebanyak 4 orang, Penyuluhan dan praktik sikat gigi serta cuci tangan penerima manfaat sebanyak 50 orang

 

 

Permasalahan kesehatan di daerah ini sangat banyak karena terhalang oleh aturan adat serta pendidikan yang rendah, misalnya penggunaan alat kontrasepsi yang diyakini menyebabkan anak yang dikandung nanti akan meninggal, larangan mengukur panjang atau tinggi badan karena hal itu hanya dilakukan untuk orang yang telah meninggal, melahirkan di rumah, konsumsi air langsung dari pipa tanpa dimasak, pernikahan usia anak yang masih dianggap wajar, dan perilaku hidup bersih dan sehat yang rendah.

 

Begitu banyak aturan adat dan kebiasaan yang bertolakbelakang dengan anjuran kesehatan ini tergambar dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim Rumah Sehat BAZNAS selama 2 hari, dimana banyak balita dan anak-anak yang mengalami diare, stunting, gizi buruk dan gizi kurang, ibu hamil mengalami KEK serta pada umumnya masyarakat menderita penyakit infeksi saluran pencernaan, ISPA dan gatal-gatal.

Saprin (45) selaku kepada Desa Lombok Barat dan Bidan Elis (32) berharap kerjasama ini terus berlanjut dan masyarakat bisa didampingi dalam perbaikan kualitas kesehatan mereka. "Terima kasih kepada Tim Rumah Sehat BAZNAS yang telah membantu kami memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di puncak gunung Tinombo, semoga jerih payah kita diterima Allah SWT," ucap Saprin.