Literasi harus diberikan kepada anak usia dini, selain dapat menambah wawasan dan informasi baru, juga dapat mengembangkan serta menumbuhkan budi pekerti yang baik untuk anak. Seperti yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui lembaga program Zakat Community Development (ZCD) di wilayah binaan Desa Sumurgung, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Disana masyarakatnya sangat peduli akan pentingnya literasi untuk anak-anak, hal itu berimbas pada pemanfaatan Rumah Baca Harapan yang sangat berguna bagi warga.

Rumah Baca Harapan tidak hanya menjadi ruang membaca atau mengaji melainkan juga dapat menjadi tempat mempraktekkan pengalaman ilmu seseorang. Di sana anak-anak mustahik mendapat akses bacaan buku-buku pelajaran islam seperti fiqih dan kamus bahasa arab. Buku sastra seliputi puisi, sajak, novel, dan cerpen. Ada pula buku ensiklopedia dan media belajar anak. Selain itu anak-anak juga dapat mempraktekkan pengalaman ilmu pengetahuan seseorang misal manajemen perpustakaan, programmer kegiatan, dan aksi lingkungan.

Seperti yang dilakukan pada Sabtu (10/7), relawan pustakawan rumah baca bersama koordinator Rumah Baca Harapan Tuban dan Sahabat ZCD menggelar kegiatan program kepustakaan. Dalam kegiatan ini, tidak semua anak-anak mustahik datang dan mengikuti kegiatan, namun bagi anak-anak yang datang tetap dapat menikmati fasilitas taman baca.

Aktivitas di Rumah Baca Harapan Desa Sumurgung sejauh ini masih berfokus pada bidang unggulannya yaitu mengolah limbah plastik menjadi ecobrick.

“Saat penerapan PPKM sejak 3 Juli, kami benar-benar membatasi peserta yang datang. Namun komitmen untuk memberi anak-anak ruang belajar akan terus diupayakan” ujar Muzi salah seorang relawan taman baca.

Sejak pandemi Covid-19, anak-anak Rumah Baca Harapan tertib menerapkan protokol kesehatan sebelum dan sesudah berkegiatan, seperti mencuci tangan, dan menggunakan masker. Namun sejak penerapan PPKM, sebagian aktivitas dari taman baca harapan mengubah sebagian agenda menjadi serba online. Namun jika terpaksa harus offline, maka protokol kesehatan ketat akan selalu dipastikan untuk diterapkan. Seperti unit tempat cuci tangan, 20 stok masker kain, dan satu botol handsanitizer sudah disiapkan oleh sahabat ZCD bersama koordinator rumah baca.

Dengan menghidupkan budaya literasi kepada anak-anak mustahik binaan ZCD BAZNAS di Desa Sumurgung, diharapkan anak-anak bisa mengisi waktu dengan lebih bermanfaat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan yang dimiliki demi menciptakan generasi cerdas dan terampil.

#BAZNASRI
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LembagaUtamaMenyejahterakanUmmat
#GerakanCintaZakat
#ZakatCommunityDevelopment